Kamis, 25 Mei 2017


Cuplik Berita Kemarin
» Dede Yusuf Lantik
(Jum/12/05/17)
» Warga Minta Tindak
(Rab/10/05/17)
» Sekda Buka Ruang
(Sen/08/05/17)
» Anggota DPR Bantu
(Ming/07/05/17)
» BN2TKI Diminta Tindak
(Ming/07/05/17)
» Lima Kecamatan Diguyur
(Sab/06/05/17)
» TMMD ke 98
(Jum/05/05/17)
» Ketua Umum LSM
(Rab/03/05/17)
» Pelajar Sekolah Dasar
(Rab/03/05/17)
» Dunia Pendidikan Rawan
(Rab/03/05/17)
» Pendidik Dituntut Paham
(Sel/02/05/17)
» Jalan Rusak Gadingan-Mangir
(Sel/02/05/17)
» May Day 2017,
(Sen/01/05/17)
» Gelar Aksi Peringatan
(Sen/01/05/17)
» Peringati May
(Sen/01/05/17)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll
Percayakah anda bahwa pulau Jawa akan tenggelam pada 2050?
   
Sangat percaya
Percaya
Tidak percaya
Sangat tidak percaya
Tidak tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Peristiwa » Detail News
» Terbaca 3272 kali
Buruh dan PP Ribut dalam Aksi May Day di Indramayu
Rabu, 1 Mei 2013 18:54
Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Massa aksi buruh may day 2013 (kanan), militer dan polisi, dan PP (kiri), sesaat sebelum terjadinya keributan (Foto:cuplik.com/ist)
Cuplik.Com - Indramayu - Aksi damai Hari Buruh Sedunia di Indramayu berakhir ricuh saat Pemuda Pancasila (PP) tanpa diduga tiba-tiba menyerbu dari belakang barisan massa aksi Mayday. Rabu (1/5/13).

Keributan terjadi saat massa aksi yang tergabung dalam Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI), Petani, Nelayan dan beberapa organisasi lainnya akan meninggalkan pendopo kantor bupati Indramayu untuk menuju kantor Disnaker Indramayu.

"Entah masalahnya apa, tapi kami diserang oleh ratusan anggota Pemuda Pancasila dari belakang, beberapa rekan kami teluka akibat dipukuli dan dilempari batu dari arah belakang, pada awalnya mereka menyatakan bergabung dan aksi bersama, kami pun menerima dengan senang hati, tapi akhirnya mereka bohong, mereka menyerang dari belakang", ujar salah satu korlap massa aksi, Agus pada Cuplik.com.

Diduga keributan terjadi saat orasi dari massa aksi buruh, Sahali SH yang mempertanyakan kinerja pemerintah yang dipimpin oleh Bupati Anna Sophanah dan suaminya Irianto MS SYafiuddin (Yance) terkait kebijakannya terhadap buruh dan terhadap rakyat Indramayu secara umum.

Diketahui beberapa aktivis dan pengamat menilai, keberadaan Pemuda Pancasila dan Kosgoro telah menjadi garda depan dari Pemerintahan Yance-Anna Sophanah yang telah berkuasa selama 3 periode, sejak tahun 2000.

Keributan di pendopo terhenti setelah aparat keamanan dari militer, polisi dan brimob berhasil melerai kedua kubu. Namun, Pemuda Pancasila yang dibantu oleh Kosgoro (Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong) kembali menyerang massa aksi di sekitar Pasar Mambo Indramayu, sekitar 700 meter dari pendopo. Tak lama, datang bantuan Brimob Detasemen C Cirebon, akhirnya massa dari Pemuda Pancasila berhasil di halau dan dipaksa mundur.

Ketika dikonfirmasi oleh Cuplik.com, Kabag Ops Polres Indramayu, Kompol Dian Setiawan mengatakan bahwa jumlah personel Polisi yang diterjunkan sebanyak 769 personil.

Sedangkan kata Dandim Indramayu, Asyik Rudianto, tak mengatakannya lebih rinci, berapa jumlah personil militer yang diterjunkan, "Hanya sedikit kok, nggak banyak", ujar Asyik.

Atas kejadian tersebut, beberapa korban dari massa buruh melaporkan ke polisi. 

Massa aksi terdiri dari FSBP (Federasi Serikat Buruh Pantura), SBMK (Serikat Buruh Mitra Kerja), SBI (Serikat Buruh Indramayu), SPM DWIKORA, SBKI (Serikat Buruh Keramik Indonesia), SMAT (Serikat Mobil Awak Tangki). Sedangkan organisasi lainnya yang bersolidaritas seperti HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Jawa Barat, SPPI (Serikat Pejuang Petani Indramayu), SBMI (Serikat Buruh Migran Indonesia) Indramayu, BMI (Banteng Muda Indonesia) Indramayu, Pos Bantuan Hukum Berbasis Masyarakat (PBHBM) Indramayu, dan beberapa organisasi lainnya.

[Gibra/wo].
Share |
 Berita Terkait
Sen/01/05/17 » May Day 2017, SBMI Turunkan Ribuan Massa di
Sab/03/05/14 » Kado May Day, Buruh PT Pertamina Ditolak Saat
Jum/02/05/14 » Polisi Diminta Tuntaskan Kasus Kekerasan May Day 2013
Jum/02/05/14 » Ini 10 Tuntutan Buruh KSPI di May Day
Kam/01/05/14 » Ada Dua Momen Krusial di May Day 2014
Komentar

 Berita Lainnya
» Upayakan Swasembada Pangan, MAPAN
Ekonomi (Ming, 21 Mei 2017 12:24)
» Setiadi: Penetapan Tersangka Atas
Hukum (Sel, 16 Mei 2017 11:55)
» Tiga Saksi Dari PT PAL
Hukum (Sel, 16 Mei 2017 11:44)
» Pencari Cacing Didin Melawan
Hukum (Sel, 16 Mei 2017 11:15)
» WALHI Mengkhawatirkan Implementasi Moratorium Izin
Politik (Sel, 16 Mei 2017 11:04)
» Nasib Angket KPK Ditangan Fraksi
Politik (Sel, 16 Mei 2017 10:40)