

Cuplikcom - Indramayu - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempererat hubungan dengan masyarakat, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Haurgeulis membuka ruang tatap muka bertajuk Ngobar (Ngobrol Bareng Rory).
Camat Haurgeulis, Rory Firmansyah, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa Ngobar ini hadir sebagai wadah tatap muka langsung antara Camat dan warga. Program ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan publik, konsultasi, dan penanganan pengaduan masyarakat.
"Kami ingin pelayanan publik terasa lebih dekat dan cepat," ujar Rory, Senin (3/11/2025).
Ia menambahkan, Ngobar merupakan bentuk keterbukaan dan kedekatan pemerintah kecamatan sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah.
"Melalui Ngobar ini, warga tidak perlu sungkan untuk menyampaikan permasalahan atau ide demi kemajuan wilayah Haurgeulis," ungkapnya.
Rory berharap Ngobar menjadi sarana kolaboratif yang efektif antara pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi bersama.
"Harapan kami, kegiatan ini menjadi jembatan antara pemerintah dan warga, agar setiap kebijakan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," jelasnya.
Dalam suasana santai dan kekeluargaan, warga berdialog langsung mengenai beragam isu, mulai dari administrasi kependudukan, pembangunan infrastruktur, hingga pelayanan sosial. Setiap masukan dicatat sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Dengan komunikasi dua arah yang terbuka ini, Pemcam Haurgeulis optimistis dapat mewujudkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan partisipatif menuju Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
Camat Rory Firmansyah juga menyatakan pihaknya mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Indramayu, Wong Reang Wadul, dalam membuka kanal pengaduan publik yang cepat dan responsif, sebagai bagian dari komitmen pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Melalui program tersebut, Ia menyebutkan, masyarakat diberikan kemudahan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan keluhan pelayanan publik secara langsung ataupun melalui media.
"Dengan adanya kanal pengaduan publik ini, Pemerintah hadir lebih dekat dengan masyarakat. Setiap suara warga menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kinerja aparatur dan pelayanan," tutupnya.