Rabu, 4 Agustus 2021

Menghapus Remisi Belum Cukup Tumbuhkan Efek Jera

Menghapus Remisi Belum Cukup Tumbuhkan Efek Jera

POLITIK
19 September 2011, 21:46 WIB
Cuplik.Com - Jakarta - Rencana kebijakan menghapus remisi terhadap terpidana koruptor dan terorisme bukan satu-satunya cara memberikan efek jera, hal itu juga harus didukung dengan aksi nyata dalam pemberantasan mafia hukum.

"Penghapusan remisi bagi narapidana koruptor harus didukung penegakan kembali etika penegak hukum dan para hakim yang telah rusak karena disusupi kepentingan mafia hukum," ujar Anggota Komisi III Bambang Soesatyo, Senin (19/9).

Selain itu Bambang mengatakan bahwa keputusan menghapus remisi bagi narapidana koruptor, diharapkan SBY harus mengajak semua pembantunya dan lembaga tinggi negara terkait.

"untuk memperbarui komitmen anti kotupsi, dan menyeragamkan sikap politik mereka, terutama Kementerian Hukum dan HAM, Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) , termasuk para hakim di pengadilan Tipikor," terangnya.

Selain itu, lanjut Bambang, karena para koruptor berhak mengajukan Peninjauan Kembali (PK) di MA, sehingga menurutnya partisipasi Mahkamah Agung (MA) pun tentunya diperlukan. Sehingga baginya, kesungguhan memberantas mafia hukum akan menutup peluang koruptor membeli vonis ringan dari para oknum hakim.

"Memberantas mafia hukum harus menjadi program sungguhan. Jangan seperti sekarang yang terkesan seperti program sambilan," katanya.

Oleh karenalnya Dia menilai perilaku korupsi di negara ini sudah menggurita. Bahkan sudah menjerat banyak oknum penegak hukum hingga oknum hakim. Modusnya pun Dia menilai sudah terbaca publik, seperti perilaku oknum birokrat yang mencuri uang negara, hasilnya dibagi ramai-ramai, termasuk jatah untuk penegak hukum dan oknum di pengadilan.

"Ada kesepakatan, (seperti) dakwaan ringan, sehingga vonis pengadilan pun tidak memberatkan si koruptor. Di penjara, si narapidana koruptor boleh mendesain ruang tahanannya bak kamar hotel bintang lima," tandasnya.

Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
MENERIMA PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA RESMI WILAYAH INDRAMAYU, MAJALENGKA, CIREBON. HUBUNGI: LISNA HP: 082118907899