

Cuplikcom - Indramayu - Ratusan warga Desa Puntang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, memadati Blok Sukaraja untuk mengikuti prosesi adat desa Sedekah Bumi Buyut Sukaraja pada Minggu pagi (30/11/2025).
Prosesi yang berpusat pada doa bersama, kumpul tumpeng, dan pagelaran wayang purwa ini dibuka dengan pertunjukan tari topeng yang memukau, dibawakan oleh penari-penari muda, menegaskan komitmen masyarakat setempat dalam melestarikan warisan budaya leluhur di tengah arus modernisasi.
Di bawah teduh tenda terbuka, suasana Blok Sukaraja, RT 16 RW 04, dipenuhi antusiasme. Silih berganti, sejumlah penari topeng tampil menghibur warga yang berkumpul. Para penari muda tampil memukau, membawakan tari topeng yang kaya akan makna dan sejarah. Pertunjukan ini menjadi simbol kuat bahwa seni tradisional tetap menjadi jangkar identitas dan kebanggaan lokal bagi masyarakat Desa Puntang. Warga yang terkesima memberikan tepuk tangan meriah di akhir pertunjukan.
Kebanggaan juga terpancar dari orangtua para penari muda, yang merasa gembira melihat anak-anak mereka tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga piawai melestarikan tarian topeng yang diwariskan turun-temurun.
Setelah pertunjukan tari topeng, acara dilanjutkan dengan doa bersama. Selesainya doa, sebagian warga pulang ke rumah masing-masing, sementara sebagian lainnya tetap berada di lokasi untuk menyaksikan pagelaran wayang purwa Langen Budaya yang dijadwalkan hingga sore hari, dan dilanjutkan pada malam harinya bersama dalang Ki Anom H. Rusdi.
Rangkaian acara adat Sedekah Bumi Buyut Sukaraja ini telah dimulai sejak hari sebelumnya, diawali dengan karnaval yang diikuti oleh ribuan warga masyarakat Desa Puntang.
Seluruh rangkaian acara adat desa Sedekah Bumi ini turut dihadiri dan dipantau oleh berbagai pihak penting. Kuwu Desa Puntang, Hj. Qoniatun Khoeriyah, hadir mendampingi seluruh jajaran Pamong Desa dan Lembaga Desa Puntang, menandakan dukungan penuh pemerintah desa terhadap pelestarian adat dan budaya lokal. Unsur Muspika Kecamatan Losarang juga turut hadir untuk memastikan ketertiban dan keamanan acara. Hadir Camat Losarang Encep Ria Setiadi, SE. MSi., didampingi oleh perwakilan Koramil 1611/Losarang, Kapolsek Losarang AKP Hendro Ruhanda, S.H., serta jajaran dari Satpol PP Losarang.
Melalui gerak tubuh para penari muda dan semangat gotong royong warga, warisan leluhur di Desa Puntang terus berdenyut, menjanjikan bahwa tradisi Sedekah Bumi dan seni tari topeng akan terus bertransformasi dan menemukan panggungnya sendiri di hati masyarakat.