Rabu, 18 Mei 2022

Tiga Besar di Jabar, Indramayu Turunkan 50 Persen Lebih Kasus Balita Stunting

Tiga Besar di Jabar, Indramayu Turunkan 50 Persen Lebih Kasus Balita Stunting

RAGAM
28 Desember 2021, 09:15 WIB

CuplikCom-Tiga-Besar-di-Jabar,-Indramayu-Turunkan-50-Persen-Lebih-Kasus-Balita-Stunting-28122021091713-IMG-20211228-WA0017.jpg

Indramayu Turunkan 50 Persen Lebih Kasus Balita Stunting (Cuplikcom/Andrian)

Cuplikcom - Indramayu - Kabupaten Indramayu masuk dalam kelompok tiga besar daerah yang berhasil menurunkan angka stunting (gagal tumbuh) pada balita di Jawa Barat (Jabar).

Hasil survei kasus gizi balita versi Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) sampai akhir tahun 2021, stunting di Kabupaten Indramayu menurun drastis diangka 14,4 persen. 

Padahal sebelumnya prevalansi stunting di Kabupaten Indramayu pada tahun 2019 tercatat sebanyak 29,19 persen. 

Itu artinya, selama dua tahun terakhir Kabupaten Indramayu berhasil menurunkan prevalansi stunting lebih dari 50 persen kasus. 

"Alhamdulillah, (penurunan stunting) semua berkat kerja keras pemerintah dan masyarakat untuk menekan kasus gizi balita di Kabupaten Indramayu," ungkap Bupati Indramayu, Nina Agustina, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Deden Bonni Kosawara, Selasa (28/12/2021).

Sebelumnya, Nina menyiapkan sebuah tim yang bertugas mengatasi kasus stunting. Mereka terdiri dari unsur kesehatan, kader pembangunan manusia dan TP PKK.

Unsur lain yang dilibatkan adalah pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Tim ini disebut tim Gesit (Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu). Mereka dibentuk mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai ke tingkat desa.

Nina menjelaskan, semua unsur dilibatkan secara terpadu. Dan seluruh anggaran perencanaan serta kebijakan stunting yang ada di seluruh OPD akan menjadi satu.

Secara rinci Nina menjelaskan, tim dari unsur kesehatan misalnya, akan diisi oleh petugas gizi, petugas kesehatan lingkungan, dan bidan desa.

Sementara itu Deden Bonni Koswara, menyebutkan, berdasarkan data Riskesdas tahun 2018-2019, prevalensi kasus stunting di Kabupaten Indramayu mencapai 29,19 persen, dari total balita yang mencapai 129 ribu. Dengan prevalensi itu, maka jumlah balita stunting mencapai sekitar 40 ribu balita.

Namun Deden mengatakan, data itu berbeda dengan data real update hasil bulan penimbangan balita yang dilakukan puskesmas. Hingga Oktober 2021, jumlah balita yang tercatat stunting hanya ada 6.120 balita.

"Namun, data yang diakui oleh Bappenas adalah Riskesdas. Jadi kami masih menunggu hasil Riskesdas 2023," tutup Deden.


Penulis : Andrian Supendi
Editor : Andrian Supendi

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

KOMITMEN PEMDES RANJENG DALAM MEMAJUKAN BIDANG PER

KOMITMEN PEMDES RANJENG DALAM MEMAJUKAN BIDANG PERTANIAN SESUAI DENGAN JARGON ASLI WONG TANI RENDENG PANEN SADON DADI Musyawarah Kegiatan Pembentukan Mayor dan Mitra Cai desa Ranjeng

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Dijual Lahan dikawasan industri Arjawinangun Cirebon, sangat cocok utk dibuat gudang dll, luas lahan +-2300, lebar muka 15m, kontainer bisa masuk, surat² AJB, hrg Rp. 600/M nego hub 082127203397
layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
MENERIMA PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA RESMI WILAYAH INDRAMAYU, MAJALENGKA, CIREBON. HUBUNGI: LISNA HP: 082118907899
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060