Rabu, 4 Agustus 2021

Serius Garap Dana Covid-19, Polisi Geladah Kantor BPBD Indramayu

Serius Garap Dana Covid-19, Polisi Geladah Kantor BPBD Indramayu

HUKUM
1 Juli 2021, 23:22 WIB

CuplikCom-Serius-Garap-Dana-Covid-19,-Polisi-Geladah-Kantor-BPBD-Indramayu-01072021232512-IMG-20210701-WA0035.jpg

Serius Garap Dana Covid-19, Polisi Geladah Kantor BPBD Indramayu (Cuplikcom/Andrian)

Cuplikcom - Indramayu - Jajaran penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu, Jawa Barat, telah melakukan penggeledahan Sekretariat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Kamis, (1/7/2021).

Dengan pengawalan ketat, Tim bergerak memasuki ruangan yang diyakini memiliki keterkaitan dokumen dengan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi anggaran refocusing APBD Indramayu tahun 2020 pada pos anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp196 miliar.

Seperti diketahui, BPBD Indramayu tahun 2020 telah menerima alokasi BTT sebesar Rp24.985.513.520.00, untuk pengadaan masker, hand sanitizer, dan lainnya. Salah satu kasus yang sedang ditangani penyidik Polres Indramayu adalah proses pengadaan masker sebanyak 2,5 juta yang ditengarai diselewengkan. 

"Ini (penggeledahan) merupakan rangkian penyelidikan. Dari hasil penggeledahan, kami sita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan penyelenggaraan penggunaan anggaran refocusing di BPBD," ungkap Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara kepada wartawan di kantornya. 

Menurutnya, sebagai bukti awal yang menjadi 'pintu masuk' polisi, yakni adanya ketidakberesan dokumen dan perizinan penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa. 

"Makanya diantara para saksi yang diperiksa adalah selain lima pejabat berwenang di BPBD, pihak kontraktor dalam hal ini perusahaan penyedia jasa juga sudah kami mintai keterangan," tandas Dia. 

Terkiat dengan nilai kerugian, Olot belum bisa memastikannya karena masih harus menunggu kajian dari BPKP.

"Berapa kerugian, masih dikaji oleh BPKP. Kami sudah mengirim dokumen kesana (BPKP), nanti hasilnya akan kami sampaikan kepada rekan-rekan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Indramayu kini sedang melalukan penyelidikan kasus pidana korupsi penyelenggaraan kegiatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu tahun 2020. 

Polisi mengendus ada penyimpangan penggunaan refocusing anggaran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu pada tahun 2020 lalu sebesar Rp196 miliar itu. 

"Iya benar, soal refocusing anggaran tahun 2020. Sudah lebih dari lima orang saksi telah kami periksa. Semuanya masih dalam penyelidikan," tukas Dia. 

Meski begitu, ia belum bisa menyebutkan siapa saja saksi yang telah menjalani pemeriksaan, termasuk peran para saksi dalam kasus korupsi bansos Covid-19 ini. 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, membenarkan peristiwa penggeledahan kantor yang ia pimpin, namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti dokumen apa saja yang diamankan penyidik dari kantor Sekretariat BPBD Indramayu saat itu.

"Benar digeledah terkait proses penyelidikan, namun saat itu saya sedang mengikuti proses pemakaman," kata Oce saat dikonfirmasi.

Sekedar informasi pada tahun 2020 lalu, Pemkab Indramayu telah merealisasikan anggaran untuk  penanganan pandemi Covid 19 sebesar Rp117.987.580.134 dari pagu anggaran Rp119.117.699.020.  

Anggaran untuk Covid-19 tahun 2020 sebesar Rp117.987.580.134 dipergunakan untuk  kegiatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap 1 dan 2 di 31 kecamatan sebesar Rp5.537.175.800, Dinas Perhubungan (Dishub) Rp2.689.575.000, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Rp37.615.039.200.

Kemudian untuk Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Rp1.050.115.500, Dinas Sosial (Dinsos) Rp234.955.000, Dinas Kesehatan (Dinkes) Rp31.604.375.000. Selanjutnya BPBD Rp24.985.513.520, Satpol PP Rp3.880.950.000, dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) sebesar Rp11.520.000.000.

Sementara untuk penanggulangan dampak ekonomi digelontorkan bagi 9.600 UMKM sebesar Rp11.520.000.000 dan per UMKM mendapatkan bantuan Rp1.200.000.

Selain untuk UMKM, anggaran dampak ekonomi diberikan kepada para peternak itik sebesar Rp1.050.115.500.00. Bantuan tersebut dikoordinatori oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Adapun untuk bidang sosial digelontorkan anggaran Rp37.615.039.200 yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu, diperuntukkan bagi 24.914 KK terdampak Covid-19 berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Dinsos dan disalurkan melalui PD BWI. 

Bantuan bidang sosial itu meliputi bantuan uang tunai, beras, makanan kaleng, mie instan, ikan asin, dan lainnya diluncurkan selama tiga kali.

Untuk bidang kesehatan yang dikelola Dinkes Indramayu dianggarkan sebesar Rp31.604.375.000 diantaranya digunakan untuk insentif tenaga kesehatan, alat kesehatan, obat-obatan dan lain-lain.


Penulis : Andrian Supendi
Editor : Andrian Supendi

CURHAT RAKYAT

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475