Senin, 26 Oktober 2020

Aksi Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Indramayu Temui Demonstran

Aksi Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Indramayu Temui Demonstran

RAGAM
8 Oktober 2020, 13:48 WIB

CuplikCom-Aksi-Tolak-Omnibus-Law,-Ketua-DPRD-Indramayu-Temui-Demonstran-08102020135053-20201008_115158_compress59.jpg

Aksi Tolak Omnibus Law, Ketua DPRD Indramayu Temui Demonstran (Cuplikcom/ist)

Cuplikcom - Indramayu - Ribuan massa dari berbagai elemen yang tergabung dalam aksi penolakan terhadap UU Omnibus Law, melakukan unjuk rasa didepan Gedung DPRD Indramayu, Kamis (8/10/2020).

Dalam aksinya, massa meminta agar Ketua DPRD Indramayu menemui massa aksi didepan gedung, bahkan diminta untuk naik ke mobil komando.

Menanggapi permintaan massa aksi itu, Ketua DPRD Indramayu Syaefudin dengan gagah berani menemui para demonstran keluar gedung DPRD dan langsung naik ke mobil komando, dengan didampingi Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto.

Ketua DPRD Indramayu, Syaefudin menyampaikan, akan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk meninjau ulang kembali UU omnibus law.

Menurutnya, berdasarkan fungsi DPRD yang dimiliki, tentu akan menyerap aspirasi peserta aksi, salah satu fungsinya adalah melakukan pengawasan.

"Kita memiliki kewenangan mengontrol kebijakan di daerah, namun ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat, maka kita memiliki keterbatasan, namun kita akan upayakan untuk menyampaikan langsung pada Pemerintah pusat," terangnya

Syaefudin menganggap, UU omnibus law sebagai ketidakadilan, sebagai apa yang menjadi aspirasi masyarakat Indramayu dan Indonesia pada umumnya.

"Atas nama pimpinan dan anggota DPRD siap mengawal aspirasi temen-temen," kata dia.

Dikatakannya, sebagai lembaga DPRD, mempunyai mekanisme. Namun begitu, lanjut Syaefudin, atas nama Ketua DPRD Indramayu siap menandatangani apa yang menjadi tuntutan para demonstran.

"Yang penting tanda tangan, bukti konkrit atas nama pimpinan DPRD," tegasnya

Ia menambahkan, bahwa hal ini merupakan perjuangan suci, dengan landasan yang ikhlas, namun jangan sampai ada tindakan-tindakan diluar ketentuan.

Sementara itu, Ketua KASBI Indramayu, Hadi Haris Kiyandi mengatakan, menolak UU Omnibus Law karena dianggap tidak pro buruh dan rakyat Indonesia.

"Kami juga mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perpu," tandasnya.

Sebelum massa membubarkan diri, terlebih dahulu Syaefuddin menandatangani surat pernyataan yang disampaikan oleh massa aksi, untuk mencabut UU Omnibus Law dan mendesak Presiden membuat Perpu sebagai pengganti UU Omnibus Law.


Penulis : Didi Rahadi
Editor : Didi Rahadi

CURHAT RAKYAT

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr