Sabtu, 15 Agustus 2020

Kader Parpol Daerah Beda Sikap Soal Pilpres

Kader Parpol Daerah Beda Sikap Soal Pilpres

POLITIK
23 Mei 2009, 07:54 WIB
Cuplik.Com - Pengurus partai politik di daerah bersikap berbeda dari pengurus pusatnya terkait dengan dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden. Namun, perbedaan sikap itu tak ditanggapi pengurus pusat parpol yang terus membentuk tim pemenangan capres-cawapresnya.

Setelah kader Partai Bulan Bintang, Ali Mochtar Ngabalin, menyatakan berbeda sikap dengan partainya yang mendukung Susilo Bambang Yudhoyono- Boediono di Semarang, Jawa Tengah, anggota Fraksi Partai Amanat Nasional, Alvien Lie, Jumat (22/5), juga mendukung pasangan M Jusuf Kalla-Wiranto.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Damai Sejahtera Jateng dan pengurus cabangnya, Jumat, juga mendeklarasikan dukungan kepada pasangan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerakan Indonesia Raya, Megawati Soekarnoputri- Prabowo Subianto. Ketua DPW PDS Jateng Budi Tjahjono Prawiro menuturkan, putusan Dewan Pimpinan Pusat PDS yang mendukung SBY-Boediono adalah kepentingan elite semata.

Menurut Budi, keputusan PDS mendukung Yudhoyono-Boediono tak melalui persetujuan pengurus daerah. Padahal, suara itu ada di daerah.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Damai Sejahtera Jateng dan pengurus cabangnya, Jumat, juga mendeklarasikan dukungan kepada pasangan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Gerakan Indonesia Raya, Megawati Soekarnoputri- Prabowo Subianto. Ketua DPW PDS Jateng Budi Tjahjono Prawiro menuturkan, putusan Dewan Pimpinan Pusat PDS yang mendukung SBY-Boediono adalah kepentingan elite semata. Menurut Budi, keputusan PDS mendukung Yudhoyono-Boediono tak melalui persetujuan pengurus daerah. Padahal, suara itu ada di daerah.

President Center

Di Jakarta, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Suripto, saat pendeklarasian President Center, menilai, pasangan SBYBoediono bisa menarik pemilih yang selama ini tak menggunakan hak pilihnya (golput). Sebab itu, parpol pendukungnya harus bahu-membahu menarik mereka yang golput menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Presiden 2009.

Direktur President Center M Jusuf Rizal menjelaskan, lembaga itu dideklarasikan karena penting untuk menyosialisasikan keberhasilan SBY demi kesinambungan pemerintahannya. President Center adalah perpanjangan dari Blora Center, yang dibentuk tahun 2004 untuk pemenangan SBY.

President Center akan berniat menjelaskan tentang SBY-Boediono, termasuk membantah tudingan neoliberal yang diarahkan kepada Boediono. Menurut Jusuf, President Center mendapat dukungan dari banyak pihak, termasuk dari Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan fungsionaris Partai Golkar, Fadel Muhammad. Suripto menambahkan, PKS sebagai pendukung SBY-Boediono akan bahu-membahu mengidentifikasikan dan menggarap golput untuk memenangkan pasangan ini.

Golkar solid

Di Bandung, Jawa Barat, tim pemenangan pasangan JK-Wiranto dilantik. ”Kami akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan JK-Wiranto di Jabar. Sekitar 45 persen warga Jabar yang pada pemilu legislatif lalu tak memilih akan kami dorong memilih JK-Wiranto,” papar Ketua DPD Partai Golkar Jabar UU Rukmana. Sejumlah purnawirawan TNI terlibat dalam tim itu. Ketua Partai Golkar Priyo Budi Santoso menambahkan, Golkar solid mendukung JK-Wiranto.

Pertemuan yang digagas tokoh senior Golkar, seperti Surya Paloh, Aburizal Bakrie, dan Agung Laksono, sama sekali bukan upaya penggembosan terhadap pasangan JK-Wiranto. Ia mengakui, sempat ada upaya di internal untuk mengalihkan dukungan Golkar kepada kandidat lain, terutama kembali kepada Yudhoyono. ”Namun, kini solid, dari pusat sampai daerah,” katanya. Jika pertemuan tokoh senior Golkar itu mengarah pada penggembosan, kaum muda Golkar yang akan mengingatkan dulu.

Ajukan RAPBN tandingan

Secara terpisah di Jakarta, Pasangan Megawati-Prabowo akan menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tandingan, yang benar-benar berpihak kepada rakyat.

Langkah ini untuk semakin meyakinkan kepada pemilih bahwa PDI-P dan Gerindra serta partai lain pengusung Megawati-Prabowo  benar-benar ingin berpihak kepada rakyat kecil.

Sekretaris Umum Tim Kampanye Nasional Megawati-Prabowo Fadli Zon berpandangan, tanpa perubahan mendasar pada APBN yang selama ini digunakan, ekonomi kerakyatan yang menjadi visi dan misi capres-cawapres yang didukung partainya tak mungkin diwujudkan.
 
”APBN konvensional tak berpihak kepada rakyat, petani, pedagang pasar, dan nelayan,” katanya seusai rapat Tim Kampanye Nasional di Jakarta, Jumat. Koordinator Kampanye Iklan Puan Maharani menambahkan, Mega-Prabowo akan merangkul semua kalangan, terutama petani, buruh, nelayan, dan perempuan. Pasangan itu juga merangkul pemilih di Jawa serta luar Jawa.

Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

VIDEO

Program SEJULI, PAC PDI Perjuangan Jatibarang Bagikan Nasbung ke Masyarakat15/08

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr