Selasa, 19 Oktober 2021

Ketum PJI Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kekerasan Jurnalis Tempo

Ketum PJI Minta Penegak Hukum Usut Tuntas Kekerasan Jurnalis Tempo

HUKUM
29 Maret 2021, 21:48 WIB

CuplikCom-Ketum-PJI-Minta-Penegak-Hukum-Usut-Tuntas-Kekerasan-Jurnalis-Tempo-29032021215107-IMG_20210329_213412.jpg

Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori (Cuplikcom/Andrian)

Cuplikcom - Indramayu - Ketua Umum Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI), Hartanto Boechori tanggapi kasus kekerasan yang dialami Jurnalis majalah Tempo, Nurhadi saat menjalankan tugas jurnalistik.

Hartanto Boechori menjustifikasi dan mengutuk keras perbuatan biadab tersebut, ia menilai perlakuan terhadap Nurhadi adalah tindak pidana termaksud dalam Pasal 18 ayat 1 Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Menghalang-halangi kegiatan Jurnalistik.

"Kekerasannya jelas memenuhi ketentuan KUHP serta merupakan delik pidana biasa. Pasal penganiayaan, penyekapan, dan lainnya," kata Ketum PJI, Senin (29/3/2021).

Selain itu, menurut Hartanto Boechori, tindak kekerasan tersebut juga dianggap melanggar UU Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 12 tahun 2005 tentang pengesahan konvensi hak sipil dan politik. Serta berbagai perundangan lainnya.

Ia menekankan, agar Penegak Hukum mengusut tuntas perbuatan biadab tersebut sampai pelakunya dihukum setimpal. Bukan hanya sekedar memediasi.

"Penegak hukum harus menerapkan pasal berlapis terhadap pelaku dan segera melakukan penangkapan serta menahan pelaku," tegasnya.

Tak hanya itu, Hartanto juga meminta agar Ombudsman RI, Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Kompolnas RI, Komnas HAM RI, Kajati Jatim, Ketua PN Surabaya, dan berbagai instansi lain yang berkompeten serta berkaitan untuk menjalankan fungsinya secara proporsional dan profesional. 

"Saya harap semua rekan jurnalis khususnya anggota PJI dan semua organisasi jurnalis mengawal ketat kasus hukumnya hingga tuntas. Dan khusus anggota PJI agar melaporkan perkembangannya periodik kepada Ketua Umum PJI," tuturnya.

"Secara umum, bila jurnalis yang sedang melaksanakan tugasnya dihalang-halangi, melaksanakan tugas jurnalistik atau mengalami permasalahan terkait tugas jurnalistiknya/pemberitaannya, seyogyanya organisasi jurnalis yang bersangkutan melakukan pembelaan secara profesional," tambahnya.

Jurnalis majalah Tempo, Nurhadi mendapat perlakuan kekerasan saat menjalankan tugas jurnalistik, Sabtu (27/3/21) malam di Surabaya. Penugasannya sudah dipertegas Pimred Tempo. Dan Nurhadi juga telah melaporkan kejadian yang dialami ke SPKT Polda Jatim, Minggu (28/3/21).


Penulis : Andrian Supendi
Editor : Andrian Supendi

CURHAT RAKYAT

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
MENERIMA PEMBELIAN SEPEDA MOTOR YAMAHA RESMI WILAYAH INDRAMAYU, MAJALENGKA, CIREBON. HUBUNGI: LISNA HP: 082118907899
layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Dijual Lahan dikawasan industri Arjawinangun Cirebon, sangat cocok utk dibuat gudang dll, luas lahan +-2300, lebar muka 15m, kontainer bisa masuk, surat² AJB, hrg Rp. 600/M nego hub 082127203397