Senin, 26 Oktober 2020

Jokowi Minta Lompatan Besar Saat Pandemi, PKS: Jangankan Lompat, Jalan Aja Susah

Jokowi Minta Lompatan Besar Saat Pandemi, PKS: Jangankan Lompat, Jalan Aja Susah

EKONOMI
15 Agustus 2020, 09:49 WIB

CuplikCom15082020095116-20200815_094935.jpg

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Cuplik.com/ M.Riko Indrianto)


Cuplikcom-Jakarta-Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi pidato Presiden Jokowi tentang 'lompatan besar'.Menurut Mardani hal tersebut sulit dilakukan, pasalnya banyak sektor yang harus diperbaiki, di antaranya sektor kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

"Pandangan saya, jangankan melompat, berjalan pun kita susah kalau tidak ada perubahan fundamental. Mulai dari line up kabinet, mulai penajaman anggaran. UMKM kita jangankan suruh lari sekarang, siuman dari pingsannya saja berat," kata Mardani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Kritik ini merujuk pada pidato yang disampaikan Jokowi di sidang tahunan MPR sekaligus sidang bersama DPR-DPD kemarin. Jokowi mengajak bangsa Indonesia membajak momentum krisis akibat virus Corona.

"Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan. Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar," kata Jokowi.

Lebih lanjut Pihak Istana Kepresidenan menjelaskan maksud Jokowi menyebut 'bajak momentum krisis untuk lompatan besar'.

"'Bajak' momentum krisis untuk melakukan lompatan kemajuan: reformasi di segala sektor dan pembenahan diri secara fundamental, reformasi fundamental itulah strategi kita di masa krisis ini, meraih kemajuan di segala bidang, dan mencegah resesi di bidang perekonomian lalu mempercepat pertumbuhan ekonomi pada 2021 dengan perkiraan 4,5-5,5 persen," ujar juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman, dalam keterangan tertulis kepada Cuplik.com, Sabtu (15/8/2020).

Fadjroel mengatakan Jokowi mengingatkan krisis akibat pandemi virus Corona harus menjadi momentum bagi Indonesia untuk melakukan transformasi. Untuk itu, pola pikir dan etos kerja bangsa Indonesia harus berubah.

"Pola pikir dan etos kerja bangsa Indonesia harus berubah. Fleksibilitas, kecepatan, dan ketepatan sangat dibutuhkan. Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan untuk transformasi kemajuan bangsa," ujar Fadjroel.


Penulis : M Riko Indrianto
Editor : Ade Lukman

CURHAT RAKYAT

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726