Selasa, 27 Oktober 2020

Berupa Kendaraan Apa Saja Dari Lima SIM di Indonesia?

Berupa Kendaraan Apa Saja Dari Lima SIM di Indonesia?

RAGAM
23 Desember 2019, 10:13 WIB

CuplikCom26122019102025-SIM_kendaraan.jpg

Ilustrasi gambar SIM (konfrontasi.com)

Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), harus disesuaikan dengan kendaraan apa yang akan dibawa oleh pengemudi tersebut. Berdasarkan pasal 1 nomor 23 Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, seorang pengendara kendaraan bermotor (ranmor) dapat disebut sebagai “pengemudi” ketika sudah memiliki SIM.

Di Indonesia terdapat lima jenis SIM, yakni SIM A, SIM B I, SIM B II, SIM C, dan SIM D. Dari kelima jenis tersebut, penggolongan SIM ada dua, yaitu perseorangan dan umum. SIM umum tidak ada pada SIM C (sepeda motor) dan SIM D (penyandang cacat).

Berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia No. 9 Tahun 2012 Tentang Surat Izin Mengemudi (SIM) Bab 2 Pasal 7, SIM perseorangan, terdiri atas:

SIM A

Berlaku untuk mengemudikan kendaraan dengan jumlah berat maksimal 3.500 kg, berupa mobil penumpang perseorangan dan mobil barang perseorangan

SIM B I

Berlaku untuk mengemudikan kendaraan yang memiliki berat lebih dari 3.500 kg. Kendaraan ini berupa mobil bus perseorangan dan mobil barang perseorangan.

SIM B II

SIM BII untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan penarik, dan truk gandeng perseorangan. Untuk truk gandeng, berat kendaraan maksimal lebih dari 1.000 kg.

SIM C

SIM yang berlaku untuk mengemudikan sepeda motor.

SIM D

Berlaku bagi penyandang cacat yang mengemudikan kendaraan bermotor.

Sedangkan dalam Pasal 8 mengenai SIM umum, tidak ada yang membedakan untuk berat kendaraan dan jenisnya. Tapi harus berdasarkan pelat kendaraan. Jika kendaraan yang digunakan berpelat kuning (umum), maka diwajibkan pengemudi memiliki SIM A Umum, SIM BI Umum, dan SIM BII Umum.

SIM yang diterbitkan oleh Satpas ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang.

SIM UMUM :

SIM A Umum berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg. Contohnya adalah Angkot (angkutan dalam kota) dan taksi

SIM B I Umum berlaku untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg. Contohnya adalah minibus yang menggunakan plat kuning untuk travel.

SIM B II Umum berlaku untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.


Penulis : Alghoz
Editor : Alghoz

CURHAT RAKYAT

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr