

Cuplik com-Indramayu-Koalisi masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) Gelar Apel Akbar Bersama Masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat, Indramayu, Subang,Kerawang dan Bekasi Untuk Merespon SK Gubernur Jabar No 5935/ Kep 409 Disperkim /2026 Bentuk Dukungan Gubernur Jawa Barat terhadap PSN Revitalisasi, Pada Selasa 01 September 2026 Bertempat di Lahan Desa Tortoran Kecamatan Pasekan kabupaten Indramayu, Jawabarat
Hadir dalam Rapat Akbar KOMPI bersama Masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu Edi Kumaedi, Dewan Pembina KOMPI H. Juhadi Muhammad, Ketua KOMPI Kabupaten Indramayu H. Darsam Bersama Jajaran Pengurus KOMPi Kordum Hata,dan H. Labib serta Jajaran Pengurus lainya, Ketua WALHI Jawabarat, Sekjend Konsorsium Pembaharuan Argaria (KPA) Dewi Kartika,KIARA serta Masyarakat Warga Pesisir yang terdampak PSN Revitalisasi.
Rapat Akbar Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) di Isi Orasi dari Perwakilan Masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat Perwakilan dari Indramayu, Subang, Kerawang dan Bekasi yang isinya Sama-sama Menolak PSN Revitalisasi.
Penolakan PSN Revitalisasi juga mendapat dukungan dari (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) WALHI Jawabarat, Konsorsium Pembaharuan Argaria (KPA) dan KIARA.
Dalam Sambutannya Ketua Dewan Pembina Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) KH. Juhadi Muhammad Mengatakan Dalam kegiatan Ini kita Masih Sama-sama untuk berjuang Mempertahankan Hak-hak kita sebagai Penggarap Lahan Tambak Untuk tetep menolak adanya PSN Revitalisasi, Kita Tetep mendukung program PSN Revitalisasi dari pemerintah tapi silahkan untuk mencari Lahan -lahan yang kosong yang tidak di gunakan oleh warga masyarakat karena itu merupakan mata pencaharian dan Lahan yang telah diharap selama bertahun -tahun dari Nenek moyang dan Akan terus dipertahankan sampai Anak cucu.Ujar H. Juhadi Muhammad tegasnya.
Sementara Itu Dalam Keterangan Pers Ketua KOMPI Kabupaten Indramayu H. Darsam di Dampingi Kordinator Umum (Kordum) Hatta Mengatakan Tujuan dari di gelarnya Apel Akbar Bersama Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) Bersama Masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat adalah Untuk Merespon SK Gubernur Jawabarat nomor 5935/Kep 409 Disperkim/2026 tentang Bentuk Dukungan Gubernur Jawabarat terhadap PSN Revitalisasi.
Yang isinya bagi Warga masyarakat yang terdampak PSN Revitalisasi akan di berikan Relokasi dan bagi yang terdampak Penggarap Lahan seperti tambak, pertanian dan Garam akan diberikan Santunan Itu Sangat Menyakitkan bagi Kami warga masyarakat yang terdampak dari PSN Revitalisasi tersebut
Untuk itu kami meminta Gubernur Jawabarat untuk mencabut SK Tersebut dan Memberikan Solusi yang terbaik bagi kami warga masyarakat yang terdampak.Ucapnya
Hatta Kordinator Umum (Kordum) Menambahkan dalam Agenda kegiatan Apel Akbar Bersama Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) Bersama Masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat Kami Sama-sama Membacakan Ikrar Yang isinya :
1. Bertanah Air Satu Tanah air Tanpa Perampasan
2. Berbangsa Satu Bangsa Tanpa Penindasan
3. Berbahasa Satu Bahasa Tanpa Kebohongan dan Kemunafikan
4. Kami Akan Selalu Pertahankan hak Atas tanah Sampai Titi Darah Penghabisan karena merupakan ruang hidup yang telah kami kelola secara turun temurun
5. Kami siap Hadapi siapapun dengan dalih apapun yang akan merampas ruang hidup kami
6. Kami mendesak DPR RI untuk mengesahkan RUU Reforma Agraria.
Harapan kami Ikrar masyarakat Pesisir Pantura Jawa Barat dapat di dengar oleh Pemerintah dan ditindaklanjuti serta Gubenur Jawaban Mencabut SK Tersebut dan Apabila Tidak dicabut kami akan menggelar Aksi Besar.Ucap Hatta.