Senin, 5 Oktober 2026

Lakpesdam PCNU Indramayu Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman Bagi Santri

Lakpesdam PCNU Indramayu Dorong Pesantren Jadi Ruang Aman Bagi Santri

SOSIAL
19 Agustus 2026, 17:03 WIB

CuplikCom-Lakpesdam-PCNU-Indramayu-Dorong-Pesantren-Jadi-Ruang-Aman-Bagi-Santri-19082026170734-20260819_163413.jpg

Kegiatan Lakpesdam PCNU Indramayu (Cuplikcom/ist)

Cuplikcom - Indramayu - Upaya menciptakan lingkungan pendidikan pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus didorong oleh Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Indramayu melalui Program Inklusi.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan di Pesantren dengan tema “Menuju Transformasi Pesantren; Santri Aman, Orang Tua Tenang, Prestasi Gemilang”, yang digelar di Pondok Pesantren Bolon, Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan sejumlah pesantren, dewan guru, Satgas PPA, Forum Anak, serta para santri. Kegiatan menjadi ruang bersama untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan kekerasan sekaligus membangun mekanisme penanganan yang tepat ketika terjadi kasus kekerasan di lingkungan pesantren.

Ketua Lakpesdam PCNU Indramayu, Ali Ma’nawi alias Almak, mengatakan sosialisasi tersebut penting karena pesantren memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa.

“Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang menjadi bengkel moral masa depan generasi bangsa. Karena itu, pesantren harus menjadi ruang yang aman bagi santri untuk belajar, tumbuh, berkembang, dan meraih prestasi,” ujar Almak.

Menurutnya, upaya pencegahan kekerasan di pesantren bukan hanya menjadi tanggung jawab pengasuh atau pengelola pesantren, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari guru, santri, orang tua, hingga jejaring perlindungan anak.

“Membangun pesantren yang bebas dari kekerasan membutuhkan komitmen bersama. Kita ingin orang tua merasa tenang ketika menitipkan anaknya di pesantren, sementara para santri dapat menjalani proses pendidikan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penguatan materi dari sejumlah narasumber. Ibnu Hamzah memaparkan materi bertajuk “Mengenal Citra Diri Pesantren: Antara Idealitas dan Realitas”.

Materi tersebut mengajak peserta melihat kembali citra dan nilai-nilai pesantren serta tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang sesuai dengan prinsip perlindungan dan keselamatan santri.

Sementara itu, Muhammad Hamam menyampaikan materi “Mekanisme Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pondok Pesantren”. Materi tersebut menekankan pentingnya membangun sistem pencegahan, mengenali bentuk-bentuk kekerasan, serta memastikan adanya mekanisme penanganan dan rujukan yang tepat bagi korban.

Kegiatan juga menjadi momentum untuk memperkuat keterlibatan santri dan Forum Anak dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman. Santri tidak hanya diposisikan sebagai penerima perlindungan, tetapi juga sebagai bagian penting dari upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Sebagai bentuk keseriusan bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama tentang anti kekerasan di pesantren. Komitmen tersebut menjadi simbol kesepakatan para pihak untuk bersama-sama mencegah, menolak, dan menangani segala bentuk kekerasan yang dapat mengancam keselamatan serta tumbuh kembang santri.

Melalui kegiatan tersebut, Lakpesdam PCNU Indramayu berharap transformasi pesantren tidak hanya berbicara mengenai peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga memastikan setiap santri mendapatkan hak untuk belajar dalam lingkungan yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan.


Penulis : Renaldi
Editor : Redaksi

CURHAT RAKYAT

Rilis Lagu Terbaru, Miss Merry Riana Ungkap Fakta

Fakta mengejutkan terungkap dari Miss Merry Riana. Siapa sangka Entrepreneur, Investor dan Content Creator ini menyanyikan sebuah lagu rohani? Berawal di akhir bulan Januari 2023, pada saat itu Produser Impact Music Indonesia, Alberd Tanoni meminta Ms

cara mengatasi tidak bisa masuk ke akun bank jago

Anda menghubungi tanya jago melalui ( CS ) di WhatsApp Resmi di +62813 7O64 5O5. atau untuk layanan pelanggan 24 jam melalui telepon di 15OOO764 / O8137O645O5 . dan pastikan selalu gunakan nomor resmi ini untuk keamanan akun Anda.

2. Cara Menutup Kartu Kredit Mandiri Melalui Call

Untuk menutup kartu kredit Bank Mandiri, lunasi semua tagihan terlebih dahulu, lalu hubungi center Mandiri di +62)O88221O14000 atau WhatsApp +62)O88221O14000 Foto Kartu Credit, untuk verifikasi dan mengajukan penutupan, informasikan kode OTP yang di kirim

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Hadir FRENDOT jasa pembuatan stiker, kalender, plakat, cetak ID card dan banyak lainnya lokasi depan RS MM Indramayu
Ruqyah Islami wilayah Indramayu dan sekitarnya, Hub Ustadz ARI wa 0877-2411-1128
Bakso Goyang Lidah depan Gardu Induk Singajaya, menggoda selera. Kualitas Daging Sapi terjamin.
layanan terapi hati ,kesembuhan luka batin,fobia,anxiety ,cemas, hidup sial,tak bahagia ,rezeki seret,psikomatik dan semua yang urusan pikiran ,bisa konsultasi wa 0813 5227 9928 /bang rudy insyaalllah
Jasa Foto / Video Wedding dan Prewedding, Live Streaming Indramayu dan sekitarnya, Harga Terjangkau Kualitas Cemerlang. Cuplik Production WA 081312829503