

Cuplikcom - Indramayu - Gelombang antusiasme menyelimuti Kecamatan Bongas seiring dengan rencana besar untuk menghadirkan Car Free Day (CFD) yang inovatif. Aula Kecamatan Bongas menjadi saksi bisu keseriusan agenda ini melalui Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan CFD, yang digelar pada Selasa (18/8/2026).
Rakor penting ini tidak hanya sekadar membahas penutupan jalan, melainkan mengusung misi mulia, mendekatkan pelayanan pemerintah langsung ke tengah-tengah masyarakat.
Keseriusan tersebut terlihat jelas dari jajaran pejabat yang hadir. Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Drs. Aan Hendrajana, M.Si., hadir langsung untuk memberikan arahan taktis. Didampingi penuh oleh Camat Bongas, Deddy Irawan, S.Sos., M.AP., dan Sekretaris Camat Rudino Eko Susanto, S.H., sinergi antara pemerintah kabupaten dan kecamatan terlihat sangat solid untuk mensukseskan inisiatif ini.
Dipandu dengan apik oleh Sukarto, Rakor ini melibatkan berbagai elemen penting untuk memastikan eksekusi yang komprehensif. Hadir secara langsung, Kuwu Margamulya Abdulah Hadi dan Kuwu Sidamulya Suwarno, menandakan dukungan penuh dari level desa.
Tak ketinggalan, Kepala UPTD P2KB P3A Kecamatan Bongas, Hj. Tati Nurhayati, M.Si., serta perwakilan dari UPTD Pendidikan dan UPTD Kesehatan juga turun tangan.
Di sisi keamanan, kehadiran Aipda Tarmudi, S.H., yang mewakili Kapolsek Bongas Iptu Fahrudin, S.Pd.I., CHRA., memastikan aspek ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung menjadi prioritas.
Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor yang kuat demi mewujudkan wajah baru Bongas di hari Minggu nanti.
Secara filosofis, CFD di Bongas bukan hanya untuk olahraga pagi, melainkan "Mall Pelayanan Publik" di ruang terbuka. Rapat menyepakati bahwa fokus utama adalah menghadirkan gerai pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk), pembayaran PBB, hingga loket pajak Samsat. Tujuan utamanya jelas yaitu untuk memudahkan warga menyelesaikan urusan birokrasi sambil menikmati suasana santai, sebuah konsep pelayanan yang humanis dan efisien.
Lebih jauh, CFD Bongas dirancang sebagai pendorong ekonomi lokal. Area ini akan menjadi panggung bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat untuk mempromosikan potensi dan produk unggulan mereka. Rakor juga membahas detail teknis yang penting, mulai dari pengaturan lokasi gerai, tata letak UMKM, hingga manajemen area parkir yang rapi untuk mencegah kemacetan di sekitar lokasi utama.
Sebagai penutup yang dinamis, disepakati bahwa CFD di Bongas ini adalah proyek percontohan yang menjanjikan. Jika mendapatkan respon positif dan dukungan kuat dari masyarakat, CFD akan menjadi agenda rutin setiap Minggu pagi. Rencana pelaksanaan perdananya dijadwalkan pada akhir bulan Agustus ini, mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Sebelum hari H, tim akan mengintensifkan sosialisasi masif kepada seluruh warga, dan untuk tahap awal, Desa Sidamulya dipilih sebagai lokasi pertama untuk menyambut era baru kemeriahan di Bongas. Usai Rakor, Pj Sekda bersama Camat Bongas, Kuwu Desa Sidamulya Suwarno, dan Kuwu Desa Plawangan Safrudin, meninjau langsung lokasi yang direncanakan untuk CFD tersebut.