

(Cuplikcom/Ism)
Cuplikcom - Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengarahkan Kecamatan Bakauheni sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas, pariwisata, dan jasa logistik modern yang terintegrasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat Kecamatan Bakauheni di Aula Kantor Kecamatan setempat, Rabu (11/2/2026).
Musrenbang yang merupakan titik ke-12 di tingkat kecamatan itu dihadiri anggota DPRD Lampung Selatan Dapil III, kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam, Mewakili Kapolsek penengahan Aiptu Hartanto, Mewakili Danramil 03/Pnh Serma Sugito, tokoh masyarakat, dan kepala desa se-Kecamatan Bakauheni.
Dalam sambutannya, Syaiful Anwar menegaskan Bakauheni memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera yang didukung infrastruktur nasional seperti Jalan Tol Trans Sumatra dan kawasan penunjang pelabuhan.
“Bakauheni diarahkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis konektivitas, pariwisata, dan jasa logistik yang modern serta terintegrasi,” ujarnya.
Menurutnya, aktivitas ekonomi di Bakauheni berkembang dinamis, ditopang rest area, pusat oleh-oleh, usaha kuliner, homestay, serta pengolahan produk lokal dan hasil laut. Karena itu, pembangunan ke depan harus berdampak langsung, terukur, dan berkelanjutan.
Pemkab akan memprioritaskan penguatan infrastruktur logistik, penataan kawasan penunjang pelabuhan, peningkatan kapasitas UMKM dan pelaku jasa, serta pengelolaan tata ruang pesisir yang adaptif terhadap dinamika transportasi dan pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, pengembangan sektor unggulan akan difokuskan pada peningkatan kualitas layanan transportasi dan distribusi, penguatan rantai pasok komoditas, modernisasi fasilitas pendukung pelabuhan, serta pengembangan kawasan ekonomi berbasis transit guna menciptakan multiplier effect bagi masyarakat lokal.
Sementara itu, Camat Bakauheni Sidik memaparkan potensi pariwisata unggulan di wilayahnya, seperti Pantai Minang Rua dengan Kedas Resort dan Lumay, Green Canyon, Pematang Sunrise atau Bukit Paralayang, Pantai Batu Alif, Menara Siger, wisata mangrove, Jembatan Pelangi, Krakatau Park, Air Terjun Bakauheni, hingga Pantai Tanjung Tua.
Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi merumuskan program pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi Bakauheni dan Lampung Selatan secara keseluruhan.