Sabtu, 15 Agustus 2020

Inilah Kicau Kapolda Jabar Soal Penindakan Anarkisme

Inilah Kicau Kapolda Jabar Soal Penindakan Anarkisme

HUKUM
8 November 2013, 21:08 WIB
Cuplik.Com - Indramayu - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Suhardi Alius menegaskan, tak akan ada kompromi bagi pihak yang melakukan tindakan anarkistis dan akan ditahan di Polda Jabar Bandung. Kapolda juga diminta segera tangkap dan tahan pelaku kriminal terhadap petani.

Hal itu diungkapkan terkait ditahannya Lima aktivis Serikat Tani Indramayu (STI) di Polda Jabar karena dianggap melakukan anarkistis dengan membakar satu eskavator oleh ratusan massa. Dikatakan Kapolda saat melakukan Kunjungan Kerja (kunker) di Mapolres Indramayu, Kamis sore (7/11/13).

"Setiap permasalahan apapun yang terjadi di masyarakat tidak dibenarkan melakukan tindakan sendiri sendiri, itu sangat dilarang dan melanggar hukum," kata kapolda Irjen Pol Suhardi Alius didampingi kapolres Indramayu AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono.

Suhardi juga mengingatkan kepada seluruh anggota polisi di wilayah Jawa Barat agar tidak melakukan kriminalisme dan menjadi backing (penjaga -red) para pelaku kejahatan.

"Peraturan ini diberlakukan untuk masyarakat di Provinsi Jawa Barat tidak kecuali anggota Polri yang diketahui melakukan tindakan tersebut, kami akan tindak secara tegas," lantangnya.

Mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu menjelaskan, secara teori, yang tercantum dalam konstitusi (UU), setiap permasalahan masyarakat dapat melaporkan ke pihak kepolisian untuk ditegakkan secara hukum.

Oleh karenanya, khusus terkait perbuatan anarkistis pihaknya akan menangani langsung di Polda Jawa Barat.

"Seluruh masyarakat di Jawa Barat yang melakukan tindakan anarkis akan di lakukan penahanan di Polda bukan di Polres, karena kami tidak main main dengan hal ini, kalau tidak seperti ini penegakan hukum di masyarakat tidak akan berjalan," tegasnya.

Diketahui, hingga saat ini lima aktivis STI masih ditahan di Polda Jabar Bandung untuk ditindaklanjuti.

Sementara, pelaku yang diduga preman atau oknum polisi yang melakukan aksi anarkistis terhadap para petani sebelum adanya peristiwa pembakaran Beko (eskavator), masih menghirup udara bebas meski sudah dilaporkan dan diproses.

Menanggapi itu, praktisi hukum, Sahali SH menilai, ucapan Kapolda Suhardi tidak sesuai dengan fakta, pasalnya masih ada indikasi tebang pilih bahkan terkesan melindungi.

"Semoga ucapannya (Kapolda) dibuktikan segera. Tangkap dan tahan pelaku yang memukuli para petani," tandasnya.


Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

VIDEO

Begini Pelayanan Perpustakaan Indramayu Selama PSBB15/08

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060