Selasa, 26 Mei 2020

Lima Dalang Mafia Proyek di Internal Polri Diminta Segera Disikapi


HUKUM
19 Februari 2013, 23:40 WIB

Cuplik.Com - Jakarta - Polri didesak untuk menindaklanjuti lima orang yang diduga sebagai dalang mafia di internal Polri. Pasalnya di tahun di tahun 2013 ini, Polri akan membenahi sarana prasarana bagi upaya pemberantasan kejahatan dan korupsi. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 368 miliar.

"Tipikor Polri harus berani memberantas mafia proyek di internal kepolisian. Ironisnya proyek-proyek di Tipikor ini justru akan ditangani oleh pengusaha-pengusaha bermasalah dan pernah diblacklist Polri karena tidak becus dalam menangani sejumlah proyek di kepolisian," ungkap Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, Selasa malam (19/2/13).

Pihaknya mendukung langkah Polri memaksimalkan sarana prasarana bagi pemberantasan kejahatan dan korupsi di Tipikor (Tindak Pidana Korupsi). Namun, Polri diingatkan agar proyek pengadaannya jangan sampai berbau korupsi, mark up dan melibatkan pengusaha bermasalah atau mafia proyek, yang justru seharusnya diberantas Tipikor.

IPW berharap Tipikor Polri dapat melakukan dua hal sebelum melakukan pemberantasan korupsi di masyarakat. Pertama, membersihkan korupsi di internal Polri. Indikasi maraknya korupsi di Polri terlihat dari banyaknya rumah mewah jenderal polisi yang saat ini sedang diperiksa KPK. Kedua, membongkar praktik-praktik mafia proyek di internal Polri.

"Selama ini ada lima mafia proyek yang menguasai Polri, yakni TS, MA, R, S dan M," paparnya.

Ia menjelaskan, mafia berinisial TS misalnya, telah memonopoli proyek-proyek IT Polri, dan tahun 2013 ini akan mendapatkan proyek senilai Rp 300 miliar.

Mafia berinisial MA, dinilai memonopoli alat-alat deteksi dan kapal senilai Rp 140 miliar. Lalu R monopoli mobil dan kendaraan Polri senilai Rp 258 miliar. Kemudian S alat-alat reskrim dan Tipikor Rp 608 miliar. Serta M alat-alat intelijen dan satwa Polri senilai Rp 150 miliar.

"Mafia proyek inilah yang harusnya menjadi sasaran utama Tipikor Polri agar mereka tidak menggerogoti kepentingan Polri," terangnya.

Oleh karenanya, IPW sangat menyayangkan jika Tipikor Polri tidak peduli dengan maraknya dugaan korupsi dan praktik-praktik mafia proyek di internal kepolisian, sementara anggaran fasilitasnya terus membengkak.

"Jika hanya fokus pada kasus-kasus korupsi di eksternal Polri dan tidak peduli dengan dugaan korupsi di internal, Tipikor Polri sama saja bersikap "melihat semut di seberang lautan, sementara gajah di depan mata tak dipedulikannya". Jika Tipikor Polri bersikap demikian pembenahan sarana prasarananya tidak akan ada manfaatnya," tutup Neta.


Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

VIDEO

Aksi Bebaskan Rusmini, Sekjen SBMI Diciduk Polisi di Kedubes Arab Saudi26/05/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060