Kamis, 15 November 2018

Besar Dana Kampanye Picu Caleg Lakukan Korupsi Kemudian


POLITIK
8 Maret 2009, 05:12 WIB

Cuplik.Com - JAKARTA: Sistem suara terbanyak akan membuat persaingan antarcaleg menjadi lebih ketat dan membuat biaya kampanye lebih besar. Kondisi ini membuat para caleg diprediksi akan melakukan tindakan koruptif untuk mengganti biaya kampanye mereka.

Demikianlah kata Pakar Politik UI Arbi Sanit di Jakarta, Sabtu (7/3). "Dana kampanye saat ini yang bisa dikatakan berlebihan akan menjadi pemicu bagi caleg melakukan korusi. Tentu mereka akan berusaha menutup utangnya saat kampanye," katanya.

Jangankan setelah terpilih, tutur Arbi, penyuapan yang dilakukan terhadap anggota F-PAN Abdul Hadi Djamal merupakan cerminan bagaimana para anggota DPR mengahalalkan segala cara untuk menyerap dana kampanye. "Tidak usah menunggu hingga terpilih kembali. Jika ada kesemptaan korupsi sekarang akan mereka lakukan," tukasnya.

Ia menuturkan bahwa hal ini merupakan sebuah efek kesalahan dari sistem pemilu yang hanya menjiplak dari mana-mana, tanpa memperhatikan kondisi masyarakat Indonesia sendiri.

Penulis :
Editor :

Tag :

BERITA TERKAIT

CURHAT RAKYAT

VIDEO

LAGU TERBARU - AYU DERMAYU BINTANG PANTURA 4 - NYLUMUD BATIN15/11/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707