Sabtu, 15 Agustus 2020

Polri Diminta Usut Anggota Polisi Salah Tembak

Polri Diminta Usut Anggota Polisi Salah Tembak

HUKUM
21 Februari 2012, 09:19 WIB
Cuplik.Com - Jakarta - Peristiwa salah tangkap dan salah tembak oleh pihak kepolisian bukan hal baru, meski pelaku sudah dijatuhkan sanksi pelanggaran kode etik kepolisian, namun Polri diminta harus mengusut tuntas tindak pidana yang menyebabkan korban hingga cacat seumur hidup.

Demikian yang diungkapkan Kepala Divisi Advokasi dan HAM Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Sinung Karto, setelah pihaknya melakukan advokasi terhadap korban untuk melakukan audensi ke Mabes Polri di Jakarta, Senin (20/2).

"Berdasarkan dokumen dan informasi yang kami dapatkan dari keluarga korban dan tim advokasi, memang terjadi salah tangkap dan salah tembak, ini jelas melanggar aturan. Kasus ini sering terjadi, masyarakat takut untuk melaporkan, kerap kali kepolisian menggunakan kekerasan," ujarnya.

Dia memaparkan kasus salah tangkap dan salah tembak yang menimpa Rahmatullah, warga Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, dinilai sebagai upaya rekayasa berkas dakwaan yang dilakukan polisi dan jaksa pada kasus perampokan dan perkosaan di rumah Tacik Ferawati dan pembantunya, Atmani pada 9 Juli 2010 lalu.

Menurut pemaparan Sinung, meski Polres Jember sudah menjatuhkan hukuman terhadap dua anggota polisi, yakni Aiptu IR dan Bripda HN dengan hukuman berupa kurungan selama 21 hari dan penundaan kenaikan pangkat, hal itu menurut Sinung tidak menyelesaikan masalah, sebab korban sudah cacat seumur hidup.

"Itu hanya sanksi melanggar kode etik, tapi Rahmat sudah cacat seumur hidup, ini jelas ada tindak pidana. dan kita menuntut untuk segera dituntaskan," tegasnya.

Cacat yang didera Rahmatullah itu, lanjutnya, berawal dari kaki kanannya yang tertembak, selain itu dirinya tidak sama sekali mendapat bantuan medis waktu itu. Bahkan selama 20 hari peluru itu masih menancap di kakinya, baru setelah berada di sel, peluru tersebut berhasil dikeluarkan, itu pun hanya dengan menggunakan sendok yang diruncingkan oleh teman-temannya dengan menggosok-gosokkan di ubin.

Menanggapi itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Saud Usman Nasution berjanji akan menelusuri kasus tersebut, apakah benar ada penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana.

"Iya kita sudah terima laporan itu, nanti kita teruskan ke Irwasum (Inspektur Pengawasan Umum) selaku pengawas internal. Kita klarifikasi dan kita cek apakah benar peristiwa itu," ujarnya saat dihubungi.

Saat ditanya apa tindakan Polri terhadap pelaku salah tangkap itu, Saud belum bisa memastikan karena masih menunggu hasil pasti.

"Kita enggak mau mengandai-andai, itu kan kata korban, nanti kita akan hubungi pihak Polda, Polres dan pihak terkait di sana," kata Saud.


Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

VIDEO

Pengajian Umum Ustad Muh. Zaki Indramayu | 1 Muharram 1438 H Part 3/715/08/2016

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461