Kamis, 13 Agustus 2020

Awas, dominasi ekskutif-legislatif berdampak proses politik tak wajar

Awas, dominasi ekskutif-legislatif berdampak proses politik tak wajar

HUKUM
30 Juli 2009, 08:32 WIB
Cuplik.Com - Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Andalas Saldi Isra menyatakan dominasi politik yang terlampau besar pada kekuasaan legislatif dan eksekutif dapat mengarah kepada kekuasaan absolut yang berdampak pada proses politik yang tidak wajar.

Saldi menanggapi kemungkinan peta politik mendatang di Indonesia ketika mayoritas kursi di DPR diperoleh Partai Demokrat bersama koalisinya, sedangkan posisi pemerintahan yang dipimpin Presiden dimenangkan oleh SBY-Boediono yang diusung oleh partai serta gabungan partai tersebut.

"Jangan sampai terjadi mayoritas absolut di parlemen. Akan sulit nantinya masyarakat melihat proses politik yang wajar. Bisa menimbulkan jalannya sistem pemerintahan menuju rezim otoriter," kata Saldi, saat berbincang dengan Primair Online, Rabu (29/7).

Menurut dia, akan terjadi mayoritas absolut, apabila kekuatan politik yang sama dengan pemerintah di parlemen komposisinya mencapai angka 70 sampai 75 persen. Nantinya, kata dia, segala keinginan pemerintah akan selalu disetujui tanpa adanya proses yang seimbang. "Jika begitu, DPR cuma jadi tukang stempel nantinya," kata dia.

Tetapi, sambung dia, menjadi tidak bagus juga apabila mayoritas partai di parlemen tidak berasal dari kekuatan politik pemerintahan. Pasalnya, kata dia, dapat menimbulkan jalannya pemerintahan yang tidak stabil.

"Seluruh program dan anggaran kerja pemerintah bisa terhambat. Tapi, ini pun hanya dugaan saja," kata dia.

Oleh karena itu, kata dia, kondisi sekarang ini sudah cukup ideal dengan adanya perolehan kursi mayoritas Partai Demokrat beserta koalisinya yang hanya mencapai sekitar 56 persen.

"Bagi saya itu sudah cukup buat modal pemerintah untuk mendapat dukungan parlemen," katanya.

Meski begitu, dia mengingatkan, persentase sisa kursi di parlemen yang diperoleh oleh kalangan partai nonpemerintah juga sudah cukup untuk melakukan pengawasan demi jalannya pemerintahan yang proporsional.

"Meskipun dalam teori presidensial, antara legislatif dan eksekutif tidak ada pengaruhnya. Tetapi dalam hal tertentu ada titik program yang saling bersinggungan, yang memerlukan dukungan dari parlemen," katanya.


Penulis :
Editor :

Tag :

CURHAT RAKYAT

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

VIDEO

Pengajian Walimatul 'Ursy KH. Saeful Bahri (Baridinan) dari Cirebon | Part 1/313/08/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060