Senin, 24 September 2018

Pemberian ASI Eksklusif Hanya Baru 40 Persen


GAYA HIDUP
6 Februari 2009, 12:41 WIB

Cuplik.Com - BANTUL — Tingkat pemberian air susu ibu atau ASI eksklusif hingga usia bayi enam bulan di Bantul baru mencapai 40 persen. Hal itu berdampak pada lonjakan angka kematian bayi. Tahun ini pemerintah setempat bertekad menggalakkan program ASI melalui kegiatan kampanye dan sosialisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr Siti Noor Zaenab Syech Said, Kamis (5/2) di kantornya, mengatakan, kesadaran ibu untuk memberikan ASI kepada bayinya masih tergolong rendah. Idealnya bayi menerima ASI hingga usia dua tahun, tetapi bila tidak memungkinkan maka minimalnya diberikan secara eksklusif pada enam bulan pertama.

Dia mengatakan, ada beberapa faktor penyebab rendahnya tingkat pemberian ASI. Pertama, ASI dari si ibu memang tidak bisa keluar. Kedua, si ibu tidak mau repot dan memilih menggunakan susu formula, dan terakhir karena faktor ketidaktahuan si ibu akan manfaat ASI.

"Tahun ini kampanye pemberian ASI kami gencarkan. Berbagai bentuk spanduk dan baliho sudah kami pasang di lokasi-lokasi strategis. Kegiatan sosialisasi melalui posyandu dan puskesmas juga ditingkatkan," katanya.

Menurut Zaenab, pemberian ASI bisa meningkatkan daya tahan bayi. Bayi yang menerima ASI akan lebih kebal terhadap serangan penyakit. Oleh karenanya, ASI sangat penting untuk menekan angka kematian bayi.

Sepanjang tahun 2008, angka kematian bayi di Bantul tercatat 170 orang atau naik sekitar 55 persen dari tahun 2007. Sebagian besar karena gagal napas saat proses lahir, berat bayi lahir rendah yakni kurang dari 2,5 kilogram, dan kelainan bawaan.


Penulis :
Editor :

Tag :

BERITA TERKAIT

CURHAT RAKYAT

VIDEO

Kasus Pajero, Orasi Ketua Lakpesdam NU Indramayu di KPK24/09/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475