Senin, 6 Juli 2020

Selain Periksa 5 Saksi, Polisi Juga Kantongi Profil Pembakar Bendera PDIP

Selain Periksa 5 Saksi, Polisi Juga Kantongi Profil Pembakar Bendera PDIP

HUKUM
30 Juni 2020, 11:43 WIB

Partai PDI-Perjuangan (Cuplik.com/ Ade Lukman)


Cuplikcom-Jakarta-Polisi telah memulai penyelidikan kasus pembakaran bendera PDIP saat demo menentang Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP Rabu pekan lalu, dan sudah 5 saksi yang dimintai keterangan, dan sudah mengantongi profil Pembakar Bendera PDIP.

"Sudah ada 5 yang sudah diklarifikasi karena masuk penyelidikan, di antaranya 2 saksi ahli dan 3 pelapor sendiri," ujar Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, (29/6/ 2020).

Seperti diketahui, Politikus PDI Perjuangan Herman Hery sudah bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana yang menyebut polisi sudah mengantongi profil pembakar bendera partai.

"Hasil penyelidikan Polri sudah mengidentifikasi beberapa orang yang diduga terlibat dan sekarang Polri terus melakukan identifikasi dengan pembuktian lebih jauh," kata Herman.

Dalam Laporan No.LP/3.656/6/VI/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ itu, pihak PDIP melaporkan sekelompok massa yang melakukan demonstrasi dan membakar bendera partainya. Mereka juga membawa bukti berupa video aksi pembakaran bendera berlambang banteng dengan moncong putih tersebut.

"Kami sebagai partai resmi yang diakui oleh UU keberatan dengan pembakaran bendera PDI Perjuangan dan kemudian menganggap kami adalah PKI," kata Wiliam.

Sebelumnya, video pembakaran bendera PDIP saat demonstrasi menolak RUU HIP di DPR RI Rabu lalu viral di media sosial. Demonstrasi itu diikuti sejumlah ormas yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis NKRI, yakni Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Front Pembela Islam (FPI).

Aksi pembakaran bendera itu kemudian menuai reaksi dari kader partai tersebut. Bahkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat perintah yang seluruh kadernya merapatkan barisan.



Penulis : Ade Lukman
Editor : Ade Lukman

CURHAT RAKYAT

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

VIDEO

Ceramah Lucu Tentang Pengantin | Hj. Nining Nurhasanah Indramayu6/07/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060