Selasa, 14 Juli 2020

Menteri Desa Akui 12 Juta Penerima BLT Dana Desa Hanya Simulasi, Aslinya Hanya 8 Juta KK

Menteri Desa Akui 12 Juta Penerima BLT Dana Desa Hanya Simulasi, Aslinya Hanya 8 Juta KK

SOSIAL
29 Mei 2020, 17:09 WIB

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar Saat Menyampaikan Realisasi Penyaluran BLT Dana Desa (Cuplik.com/ Ade Lukman)


Cuplikcom Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menyatakan per 28 Mei 2020 BLT Dana Desa yang sudah disalurkan senilai Rp 3,24 triliun untuk 5,4 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Dari 5,4 juta juta KPM, sebanyak 1,15 juta keluarga yang kehilangan mata pencariannya dan 232 ribu keluarga yang anggotanya menderita penyakit kronis menahun.

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menegaskan karateristik penerima BLT adalah mereka yang harusnya menerima tapi belum terdata, keluarga yang kehilangan mata pencarian dan keluarga yang anggotanya menderita penyakit kronis menahun.

"Ini yang bersumber dari BLT Dana Desa, dan dengan jaring pengamanan sosial lain saling mengisi karena asumsi awal 12 juta ternyata tidak sampai maksimal. Artinya berbagai hal terkait jaring pengaman sosial sudah berjalan sesuai rencana," ujarnya.

Ia mengatakan penggunaan BLT Dana Desa tidak lebih dari 65% dari pagu maksimal, sehingga sehingga target penerima tidak lagi 12 juta KPM, tetapi 8 juta KPM berdasarkan kondisi lapangan per hari ini. Sementara angka 12 juta KPM sebelumnya merupakan angka simulasi.

"Relatif masyarakat juga sudah tercover dengan jaring pengaman sosial," kata Abdul Halim saat media briefing yang digelar secara virtual, pada Jumat (29/05/2020).

Abdul Halim menyebut, sudah ada 50.939 desa yang menyalurkan BLT, atau 68% dari 74.943 desa yang akan mendapatkan bantuan. Kemudian, sudah 122 kabupaten/kota yang penyalurannya mencapai 100%, sementara masih ada 145 kabupaten/kota yang penyalurannya baru 70%, 89 kabupaten/kota yang baru 52%, dan masih ada 26 kabupaten/kota yang penyalurannya masih 0 atau belum sama sekali.

"Langkah yang diambil, mereka yang di bawah 100% kami kirimi surat lagi. Untuk bupati yang di bawah 100% kami minta agar Rabu agar itu sudah 100% semua," ujarnya.

Sementara bagi yang penyalurannya baru sampai 50-74% dan 1-49%, Kemendes PDTT akan menargetan pekan depan harus selesai sehingga penyaluran tahap I bisa selesai.

Abdul Halim menambahkan, untuk yang 0%, Mendes menyebutkan sebagian besar ada di Papua dan masih belum bisa dipastikan apakah BLT belum tersalurkan, karena kendala komunikasi dan transportasi.


Penulis : Ade Lukman
Editor : Ade Lukman

CURHAT RAKYAT

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

VIDEO

Lagu Terbaru - Ayu Dermayu Bintang Pantura 4 - Nylumud Batin14/07/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726