Sabtu, 30 Mei 2020

Iuran Naik, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Rp 46,53 Triliun Bagi Peserta BPJS Kesehatan

Iuran Naik, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Rp 46,53 Triliun Bagi Peserta BPJS Kesehatan

EKONOMI
20 Mei 2020, 11:57 WIB

Petugas Layanan BPJS Kesehatan (Cuplik.com/ Ade Lukman)


Cuplikcom -Jakarta - Iuran BPJS Kesehatan akan naik. Untuk Kelas I dan II berlaku mulai 1 Juli 2020 mendatang, sedangkan kenaikan untuk kelas III akan berlaku tahun 2021.

Pemerintah memastikan bahwa program JKN-KIS harus semakin baik layanannya dan tetap bisa diakses oleh masyarakat.

Pemerintah melalui APBN menggelontorkan sekitar Rp 46,53 triliun untuk subsidi peserta BPJS Kesehatan selama 6 bulan ke depan, mulai Juli hingga Desember 2020.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan jika alokasi dana sebesar Rp 24,3 triliun untuk Peserta bantuan Iuran (PBI) BPJS. Subsidi ini diberikan kepada peserta mandiri kelas III, di mana iuran perbulannya mencapai Rp 42 ribu.

"Penerima bantuan iuran atau PBI yg ditanggung pemerintah 96,6 juta orang dan ini setara dengan Rp 4 triliun per bulan sehingga 6 bulan itu adalah Rp 24,3," kata Airlangga saat dikonfirmasi, di Jakarta, Senin (18/5/2020).

Sementara itu, pemerintah juga menanggung sebanyak 36 juta orang melalui APBD. Dari jumlah tersebut, iuran yang dibayarkan per bulannya adalah Rp 42 ribu selama enam bulan.

"Sehingga 36 juta orang dibayar Rp 42 ribu, maka itu Rp 1,5 triliun atau total Rp 9 triliun.

Dia juga menjelaskan bagi peserta mandiri kelas III, pemerintah juga memberikan subsidi. Mereka ini berjumlah 21,6 juta kelompok pekerja mandiri yang bukan menerima upah. Kelompok ini tidak dibebankan kenaikan iuran yang artinya tetap membayar Rp 25.500 per bulan.

"Sebanyak 21,6 juta ini disubsidi oleh pemerintah yang besarannya Rp 16.500, atau Rp 356 miliar per bulan, dalam 6 bulan totalnya Rp 2,13 triliun," tegasnya.

Bantuan oleh pemerintah ini merupakan total subsidi yang akan diberikan untuk pekerja penerima upah (PPU) dan PPU pemerintah. Diantaranya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI POlri yang jumlahnya Rp 11,1 triliun.

Selanjutnya bagi peserta mandiri kelas 1 dan 2, pemerintah tak memberikan subsidi. Peserta mandiri ini diberi kebebasan apakah tetap dengan kelas tersebut atau menurunkan kelas-nya.

"Sedangkan kelas 1 dan 2 ini yang dibayar langsung oleh masyarakat, mereka bisa memilih apakah di kelas 1 atau kelas 2," pungkasnya.

Perlu diketahui ada 132,6 juta orang miskin dan tidak mampu adalah peserta PBI. Mereka ini memperoleh layanan gratis tapi setara dengan kelas III.


Penulis : Ade Lukman
Editor : Ade Lukman

CURHAT RAKYAT

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

VIDEO

Dalamrangka PSBB Pemkab Indramayu mulai lakukan penutupan tempat usaha29/05

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN