Rabu, 3 Juni 2020

Tiga Opsi Penundaan Pilkada 2020: 3 Bulan, 6 Bulan, dan 1 Tahun

Tiga Opsi Penundaan Pilkada 2020: 3 Bulan, 6 Bulan, dan 1 Tahun

POLITIK
31 Maret 2020, 00:52 WIB

Pilkada Serentak 2020 (cuplikcom/ist)

Cuplikcom - Jakarta - Berdasarkan kesepakatan antara DPR dengan pemerintah, pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 resmi ditunda. Usulan waktu penundaan tersebut ditawarkan ada 3 (tiga) opsi, yakni 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun dari waktu yang semula 23 September 2020. Penundaan tersebut akibat wabah Covid-19.

Sehingga jika dihitung dari jadwal pemungutan suara Pilkada 2020 yang semula akan digelar pada 23 September 2020, jika opsi mundur 3 bulan maka digelar 9 Desember 2020, jika mundur 6 bulan berarti 12 Maret 2021, dan jika mundur 1 tahun maka pemungutan suara akan digelar pada 29 September 2021.

"Terkait penundaan pilkada tersebut, KPU mengusulkan tiga opsi, pertama ditunda tiga bulan. Kedua ditunda enam bulan. Ketiga ditunda 12 bulan (1 tahun)," ungkap Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi kepada wartawan usai rapat kerja antara DPR, Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2020).

Dalam hasil rapat kerja tersebut disepakati bersama empat poin yang di dalamnya mencakup, kesepakatan penundaan waktu pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020, kemudian pemerintah diminta menyiapkan payung hukum Perppu, dan memerintahkan kepala daerah untuk merelokasi anggaran Pilkada 2020 untuk penanganan Covid-19. (Baca: Pilkada Serentak 2020 Resmi Ditunda, Ini Empat Poin Kesepakatan DPR dan Pemerintah).

KPU juga sebelumnya telah menunda 4 (empat) tahapan diantaranya, pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa atau kelurahan, verifikasi faktual (Verfak) bakal calon perseorangan atau independen, rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), serta kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 seluruh Indonesia diikuti oleh sebanyak 270 Pilkada, terdiri dari 9 Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur (Provinsi), 224 Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (kabupaten), dan 37 Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (kotamadya).


Penulis : Almak
Editor : Almak

CURHAT RAKYAT

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

VIDEO

Kodim 0616 Indramayu Bagikan 300 Paket Sembako di Desa se Kecamatan Jatibarang4 hari yang lalu

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726