Rabu, 3 Juni 2020

Pernah Ketemu Bupati Karawang, 11 Anggota Hipmi Indramayu Baru Akan Ikuti Rapid Test Covid-19 Besok

Pernah Ketemu Bupati Karawang, 11 Anggota Hipmi Indramayu Baru Akan Ikuti Rapid Test Covid-19 Besok

SOSIAL
29 Maret 2020, 13:15 WIB

Deden Bonni Koswara, Jubir Covid-19 Kab Indramayu (Cuplikcom/ist)

Cuplikcom - Indramayu - Setelah Bupati Karawang dinyatakan positif Covid-19. 11 anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Indramayu yang saat itu hadir bersama bupati Karawang pada Musda Hipmi 9 Maret lalu. Hingga saat ini belum juga dilakukan rapid test corona. Meski begitu Gugus Tugas baru akan melakukannya pada besok Senin (30/3).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Boni Koswara, mengatakan, pihaknya akan melakukan test rapid bagi 11 anggota HIPMI Indramayu yang beberapa hari kemarin turut hadir pada kegiatan Musda HIPMI Propinsi Jawa Barat.

“Sudah terjadwal untuk test rapid bagi almuni Musda HIPMI Jabar dilakukan Senin besok,” kata Deden kepada media, Minggu(29/3/2020).

Kepastian jadwal test rapid, kata Deden, sudah dikordinasikan bersama Ketua BPC HIPMI Kabupaten Indramayu terkait agenda tersebut, bahkan kesiapan 11 anggota untuk mengikuti test sudah disosialisasikan.

“Untuk mengurangi kerumunan, mereka akan dilakukan test rapid di Labkesda Dinkes Indramayu, sesuai lokasi data OPD dan PDP melibatkan petugas Puskesmas,” tuturnya.

Sementara itu, jadwal pemeriksaan rapid test oleh Dinkes Indramayu, terhadap 11 anggota HIPMI Indramayu ini, dinilai lambat, pasalnya intruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil disinyalir tidak dipatuhi dengan cepat, padahal seluruh alumni Musda HIPMI Jawa Barat, dinyatakan masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) kategori A yang harus segera ditindak lanjuti.

“Itulah yang saya katakan tidak serius, arahan Gubernur peserta Musda HIPMI di Karawang masuk ODP kategori A. Intruksinya agar segera koordinasi dengan Dinkes dan segera dilakukan pemeriksaan. Masa sampai 1 minggu baru dapat jadwal peneriksaan,” kata salah satu peserta Muda HIMPI Jabar.

Seperti diketahui, sekitar 11 anggota Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang hadir dalam musyawarah daerah (Musda) HIPMI Jawa Barat di Kabupaten Karawang pada 9 Maret 2020 lalu, menjalani isolasi mandiri. Keputusan ini diambil karena mereka belum bisa menjalani rapid test terkendala ketiadaan alat.

Ketua BPC HIPMI Kabupaten Indramayu, Akhmad Mujani Nur, mengatakan 11 anggota yang hadir dalam Musda Karawang telah mengisi kuesioner untuk mengikuti tes virus corona (Covid-19) di Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.
"Namun sampai hari ini kami belum mendapatkan pemberitahuan kapan akan dilakukan (rapid test) karena dari Dinas Kesehatan (Indramayu) mengatakan belum memiliki alat rapid test," kata Mujani kepada wartawan, Kamis, 26 Maret 2020.

Mujani mengungkapkan, pada acara pembukaan saat Musda HIPMI itu, ia sempat bertatap muka dan bersalaman dengan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dan juga dengan para calon Ketua Umum HIPMI Jabar.
"Saya sempat bersalaman dengan Bupati Karawang dengan juga kami bertatap muka dengan para calon Ketua HIPMI Jabar," kata Mujani.

Sekembalinya dari acara tersebut, empat orang anggota kondisi kesehatannya saat ini kurang baik.

"Ada yang meriang, batuk dan pilek,tapi mudah-mudahan bukan karena terpapar Covid-19 ya," ujar Mujani.

Mujani mengatakan, sambil menunggu kepastian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu mengenai pelaksanaan rapid test, untuk sementara waktu selain isolasi diri, 11 anggota BPC HIPMI Indramayu melakukan pengobatan sendiri.

"Kami patuh dengan anjuran pemerintah sehingga kami mengisolasi diri. Dan bentuk pengobatan yang kami jalani ya pengobatan ala kami sendiri, ya isolasi diri, jaga imunitas dan lainnya," tutur Mujani.

Mujani berharap pemerintah bisa segera memfasilitasi mereka agar dapat mengambil langkah penanganan yang tepat. Pihaknya pun siap menjalankan apa yang dianjurkan oleh pemerintah
"Jangan sampai kami dibingungkan dengan langkah penanganannya,seperti apa," kata Mujani.

Selain itu Pemerintah juga diharapkan dapat melakukan langkah-langkah pencegahan Covid-19, tidak hanya sebatas memberikan himbauan di media-media.

"Seperti di Kabupaten Indramayu, ada Pusat Information Covid-19, tapi kalau saya tanya dengan beberapa pertanyaan saya tidak bisa dijawab," kata Mujani.


Penulis : Andrian Supendi
Editor : Almak

CURHAT RAKYAT

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

Corona pertama di indramayu

kenapa di cuplik dot com tidak ada berita korona

VIDEO

Kodim 0616 Indramayu Gelar Simulasi Pemulasaraan dan Pemakaman Jenazah Covid-193/06

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475