Kamis, 4 Juni 2020

Dinkes: Dosen Unwir Meninggal Karena Abses, Bukan Corona

Dinkes: Dosen Unwir Meninggal Karena Abses, Bukan Corona

SOSIAL
21 Maret 2020, 12:10 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Deden Bonni Koswara (cuplik.com/nadiyah)

Cuplikcom - Indramayu - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan bahwa setelah hasil otopsi di RSUD Indramayu, dosen Unwir dinyatakan meninggal karena Abses peritonsiler, bukan Corona.

Dosen yang bernama Raden Purnama (42) yang ditemukan meninggal dunia secara misterius di Asrama kampus Universitas Wiralodra (Unwir) pada Kamis (19/3) kemarin, akhirnya terungkap.

Abses peritonsiler adalah Komplikasi tonsilitis ketika infeksi menyebar ke bagian belakang amandel. Abses peritonsiler terjadi ketika sekumpulan nanah terbentuk dan infeksi menyebar di luar tonsil ke leher dan dada. Jaringan yang bengkak dapat menghalangi jalan napas.

"Tidak ada yang mengarah ke sana (Corona). Sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa pasien tersebut tidak masuk, baik dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," ujar Deden, Jumat (20/3/2020).

Sementara itu untuk dugaan riwayat penyakit paru-paru yang diderita korban, Koswara tidak menjelaskan secara detail. Namun memang memiliki riwayat penyakit yang sudah menahun.

Koswara pun menjelaskan beberapa kronologis kejadian sebelum korban meninggal

Diketahui bahwa korban sempat datang untuk berobat pada tanggal 10 Maret 2020 di salah satu klinik di Indramayu dan mengeluhkan nyeri telan.

Tanggal 16 Maret korban kembali lagi ke klinik untuk meminta surat rujukan yang sebenarnya sudah diberikan pada pertama kali korban melakukan pemeriksaan sebelumnya.

Tanggal 17 Maret korban diketahui datang ke RSUD Indramayu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut

Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya beberapa obat dan kertas yang menunjukkan tangal berapa korban datang.

Koswara berharap masyarakat tidak cepat percaya dengan isu yang beredar.

"Kami Pemda kabupaten Indramayu bersama dinas kesehatan melakukan melakukan langkah langkah antisipasi untuk mencegah dan pengendalian Covid-19 ini," tuturnya.


Penulis : Siti Raudiatul Nadiyah
Editor : Almak

CURHAT RAKYAT

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

Pilbup indramayu

Semoga Bupati Indramayu 2020 - 2025 Kang Raden Inu Danubaya Turun Wiralodra XII Bukan keturunan koruptor Bukan orang pemerintahan atau anggota dewan/DPR Sing pasti amanah jujur dan bermasyarakat juga memakmurkan rakyatnya ya Kang Inu Dananubaya As

VIDEO

Kasus Pajero, Orasi Ketua Lakpesdam NU Indramayu di KPK4/06/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Jual Prodak Disinfektan dan Car Air Disinfektan Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia WA 087827500060
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461