Rabu, 1 April 2020

Dinkes: Dosen Unwir Meninggal Karena Abses, Bukan Corona


SOSIAL
21 Maret 2020, 12:10 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Deden Bonni Koswara (cuplik.com/nadiyah)

Cuplikcom - Indramayu - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan bahwa setelah hasil otopsi di RSUD Indramayu, dosen Unwir dinyatakan meninggal karena Abses peritonsiler, bukan Corona.

Dosen yang bernama Raden Purnama (42) yang ditemukan meninggal dunia secara misterius di Asrama kampus Universitas Wiralodra (Unwir) pada Kamis (19/3) kemarin, akhirnya terungkap.

Abses peritonsiler adalah Komplikasi tonsilitis ketika infeksi menyebar ke bagian belakang amandel. Abses peritonsiler terjadi ketika sekumpulan nanah terbentuk dan infeksi menyebar di luar tonsil ke leher dan dada. Jaringan yang bengkak dapat menghalangi jalan napas.

"Tidak ada yang mengarah ke sana (Corona). Sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa pasien tersebut tidak masuk, baik dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," ujar Deden, Jumat (20/3/2020).

Sementara itu untuk dugaan riwayat penyakit paru-paru yang diderita korban, Koswara tidak menjelaskan secara detail. Namun memang memiliki riwayat penyakit yang sudah menahun.

Koswara pun menjelaskan beberapa kronologis kejadian sebelum korban meninggal

Diketahui bahwa korban sempat datang untuk berobat pada tanggal 10 Maret 2020 di salah satu klinik di Indramayu dan mengeluhkan nyeri telan.

Tanggal 16 Maret korban kembali lagi ke klinik untuk meminta surat rujukan yang sebenarnya sudah diberikan pada pertama kali korban melakukan pemeriksaan sebelumnya.

Tanggal 17 Maret korban diketahui datang ke RSUD Indramayu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut

Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya beberapa obat dan kertas yang menunjukkan tangal berapa korban datang.

Koswara berharap masyarakat tidak cepat percaya dengan isu yang beredar.

"Kami Pemda kabupaten Indramayu bersama dinas kesehatan melakukan melakukan langkah langkah antisipasi untuk mencegah dan pengendalian Covid-19 ini," tuturnya.


Penulis : Nadiyah
Editor : Almak

CURHAT RAKYAT

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

VIDEO

Film Dokumenter Tentang Perkembangan Pemerintahan Dinasti Indramayu Jabar1/04/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707