Sabtu, 15 Agustus 2020

Soal Global Passport Index 2019, GENPPARI Respon Positif Penguatan Passport Indonesia

Soal Global Passport Index 2019, GENPPARI Respon Positif Penguatan Passport Indonesia

LUAR NEGERI
3 Januari 2020, 07:28 WIB

Dede Farhan Aulawi, Ketum Genppari. (Foto: istimewa)

Cuplikcom - Jakarta - Global Passport Index yang disusun oleh majalah CEOWORLD telah merilis Global Passport Ranking tahun 2019 yang memeringkat paspor dari 193 negara dan enam wilayah lainnya dengan menghitung jumlah negara yang dapat diakses setiap paspor tanpa visa terlebih dahulu. Enam wilayah termasuk Taiwan, Makau, Hong Kong, Kosovo, Wilayah Palestina dan Vatikan.

Terkait hal ini cuplikcom menemui Ketua Umum Gerakan nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (GENPPARI) Dede Farhan Aulawi di Jakarta, pada Kamis 2 Januari 2020, Dia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan pertanda yang baik alias positif, karena semakin banyak jumlah negara yang membebaskan warga pemegang passport Indonesia untuk berkunjung ke negara lain tanpa harus ribet mengurus visa.

"Mengurus visa itu bukan hanya soal biayanya saja, melainkan juga soal pengurusan itenary atau rencana perjalanan. Termasuk di dalamnya soal pembelian tiket pesawat yang murah," ungkapnya.

"Selama ini, pemegang passport kadangkala ingin membeli tiket pesawat jauh hari sebelum keberangkatan agar memperoleh harga yang murah, akan tetapi tidak berani beli karena takut visa-nya ditolak. Nah kalau harus nunggu visa keluar dulu, biasanya saat mau beli tiket harganya menjadi mahal," paparnya.

"Jadi degan bertambahnya negara yang membebaskan visa bagi pemegang passport Indonesia ini akan memudahkan dalam pembuatan rencana perjalanan. Dan semoga di tahun 2020 ini, jumlah negara yang membebaskan visa ini akan terus bertambah," sambung Dede.

Ia mengatakan pembebasan visa ini jangan hanya dilihat akan banyak orang Indonesia yang pelesiran ke luar negeri saja, melainkan bagian dari strategi untuk memperluas pasar akan produk – produk domestik Indonesia.

"Di samping itu, perjalanan keluar juga bisa melahirkan ide – ide segar dalam membuat terobosan serta karya kreatif anak bangsa," tegas Dede.

Selanjutnya Dede juga mengatakan bahwa rekor terkuat pemegang passport ternyata bukan AS atau Inggeris, melainkan Uni Emirat Arab, lalu diikuti oleh Singapura, Jerman, Finlandia, Denmark, Swedia, Prancis, Italia, Luksemburg, Spanyol, dan Belanda. Amerika Serikat berada di peringkat No. 14 dengan 116 negara bebas visa.

"Kemudian yang dinilai terburuk adalah Afghanistan karena hanya 29 negara yang memberikan izin masuk bagi warga Afghanistan tanpa memperoleh visa terlebih dahulu," kata dia.

Sementara Indonesia berada pada peringkat enam dari sepuluh negara di dunia yang mengalami kenaikan jumlah negara pemberi bebas visa kunjungan dan visa on arrival. Sebanyak sepuluh negara membuka pintunya bagi wisatawan Indonesia tersebut adalah St. Kitts & Nevis, Barbados, Sri Lanka, Sierra Leone, Kazakhstan, dan Timor Leste.

Dengan demikian, untuk saat ini sudah ada 85 negara bebas visa dan visa on arrival bagi wisatawan Indonesia. Tetapi kalau dilihat di ASEAN saja, Indonesia masih kalah dari negara-negara tetangga seperti Thailand yang skor mobilitasnya 89, Timor Leste dengan skor 101, dan Malaysia yang bebas visa kunjungan ke 165 negara.

“GENPPARI sebagai organisasi pecinta pariwisata tentunya berharap kepada Pemerintah RI cq Kementerian Luar Negeri agar lebih gigih lagi memperjuangkan pembebasan visa kunjungan bagi warga negara Indonesia," tukasnya.

"Kami yakin dengan kepiawaian dan profesionalitas diplomasi teman – teman di Kemenlu, passport Indonesia di masa yang kan datang akan menguat lagi, bahkan mungkin bisa menjadi yang terkuta," pungkas Dede dengan sejuta harapan untuk masa depan bangsa yang lebih baik.


Penulis : Winan
Editor : Anan Felicio

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

Siap Dukung Pak H Juhadi Bupati Indramayu 2020

Wayae wayae... saatnya Indramayu memiliki pemimpin yang mampu dan bisa berbuat untuk rakyat Indramayu. Semoga partai partai pada sadar dan merekom pa H Juhadi untuk bupati Indramayu 2020. amiiin

Indramayu Darurat Korupsi

Coba gah lur pada sadara, wis aja nurut bae sekien mah, aja wedi lah, dipilih-dipilih kuh malah jeh korupsi kabeh, ampun tamah, Indramayu darurat korupsi. yu gah lur milih pemimpin sing ebat kah lur sing kira kaya daerah sejen, kira2 Indramayu bisa maju k

VIDEO

Live Webinar | JALUR SUTRA BANSOS DI INDRAMAYU15/08

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN