Jum'at, 24 Januari 2020

Parade Militer, Gelar Kekuatan, Narasi Keunggulan dan Respon Ancaman


SOSIAL
30 Desember 2019, 16:34 WIB

Dede Farhan Aulawi saat berada diluar negeri. (Foto: istimewa)

Cuplikcom - Bandung - Beberapa kosa kata yang terus mewarnai berbagai halaman media massa saat ini, adalah narasi - narasi tentang gelar kekuatan negara adikuasa yang dipamerkan dalam berbagai parade militer.

Gelar kekuatan itu sengaja dipertontonkan untuk membawa pesan kepada internal dan eksternal. Secara internal diharapkan bisa membangun kepercayaan, kebanggaan dan semangat patriotisme.

Kepada eksternal ingin menyampaikan pesan, agar jangan pernah berani macam - macam dengan kekuatan kami. Begitulah kurang lebih pesan yang ingin disampaikan. Tak lupa biasanya diakhiri dengan jargon dan adagium untuk membangkitkan semangat juang.

Pada kesempatan ini, media meminta tanggapan Pemerhati Teknologi Pertahanan Dede Farhan Aulawi di Bandung, Senin (30/12). Menurut Dede memang benar narasi keunggulan militer terutama dari negara - negara besar, seperti China, Rusia dan AS banyak dipertontonkan.

"Baik untuk membangun kebanggaan internal, "menakuti" eksternal, sekaligus promosi produk unggulannya. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui," ucap Dede.

Selanjutnya Dede memberi contoh apa yang disampaikan  Presiden China, Xi Jinping saat peringatan 70 tahun berdirinya China. Ia menegaskan bahwa 'tidak ada kekuatan' yang bisa mengguncang China.

"Pada kesempatan tersebut, PLA melakukan parade militer dengan  memamerkan armada militer terbaru, termasuk rudal balistik antarbenua jenis DF-41 yang memiliki kemampuan membawa muatan nuklir dan mampu menjangkau wilayah Amerika Serikat (AS) dan peluncur rudal DF-17 yang memiliki kemampuan hipersonik," paparnya.

Di samping itu, Dede juga menyampaikan tentang pengakuan Rusia yang menyatakan bahwa  kecepatan Rudal Hipersoniknya 30 ribu km per jam. Perlu diketahui bahwa senjata hipersonik adalah rudal yang memiliki kecepatan tempuh lebih dari 6.125 kilometer per jam.

"Kita jadi teringat saat Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan Avangard bersama dengan beberapa senjata andalan lainnya pada Maret 2018. Ia menekankan HGV itu mampu melakukan manuver tajam menuju target guna menghindari sistem pertahanan rudal," kata dia.

"Sebagaimana kita ketahui bahwa avangard memiliki kemampuan terbang 27 kali lebih cepat dari kecepatan suara. Senjata tersebut  merepresentasikan terobosan teknologi cerdas berbasis artificial intelgence (AI)," ungkap Dede.

Tentu bukan hanya itu yang dipamerkan, dipromosikan dan dibanggakan oleh Moskow, karena secara keseluruhan ada lima sistem persenjataan canggih yang digelar sebagai kekuatan militer unggulannya.

Kelima sistem tersebut adalah (1) Rudal Jelajah Burevestnik, (2) Sistem peluru kendali Avangard, (3) Rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat, (4) Kapal selam nirawak Poseidon,  dan (5) Rudal hipersonik Kinzhal.

Rudal Jelajah Burevestnik merupakan  senjata yang ditenagai mesin nuklir kecil dan membawa hulu ledak nuklir, dengan kapabilitas  jarak tempuh tak terbatas dan "tak bisa dikalahkan seluruh sistem pertahanan rudal yang ada".

Sistem rudal hipersonik Avangard adalah rudal antarbenua dengan  kemampuan terbang secepat Mach 20, belasan ribu kilometer. 
Saat mendekati sasaran, rudal dengan hulu ledak yang bisa bermanuver ini mampu menyesuaikan ketinggian dan arah untuk menghindari pertahanan dan terbang cukup rendah untuk menghindari rudal  pencegat.

ICBM Sarmat merupakan 
sistem ICBM tercanggih, dan dibuat untuk menggantikan ICBM sebelumnya.

Kapal Selam Nirawak Poseidon, adalah kapal selam yang bisa membawa hulu ledak dan mengincar pelabuhan atau kapal induk. Sumber tenaga nuklirnya mampu  memberi Poseidon jarak tempuh antarbenua. Poseidon diluncurkan dari kapal selam bertenaga nuklir dan bergerak mandiri menuju sasarannya.

Rudal hipersonik Kinzhal, merupakan rudal yang dipasang pada pesawat tempur Rusia MiG-31K dan pengebom jarak jauh Tu-22M3. Kinzhal dibawa hingga kecepatan terbang minimum oleh pesawat jet dan dilepaskan untuk menyalakan mesin propelan-padatnya sendiri, sehingga senjata ini mampu melaju secepat Mach 10.

"Jika melihat konteks geostrategisnya, gelar kekuatan dan parade militer tersebut juga sebagai respon atas situasi  dari lingkungannya," lanjut Dede.

Seperti diketahui, bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) tengah memperkuat pasukan di perbatasan sebelah barat Rusia. Lalu AS juga mengundurkan diri dari Pakta Senjata Nuklir Jarak Menengah 1987.

"Kedua variabel ini dinilai oleh Moscow sebagai  ancaman nyata terhadap Rusia," pungkas Dede.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

Tag :

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

VIDEO

Film Dokumenter Tentang Perkembangan Pemerintahan Dinasti Indramayu Jabar24/01/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683