Selasa, 20 Agustus 2019

GNPK RI Jabar Gelar Pelatihan Mitigasi dan Manajemen Bencana


SOSIAL
12 Agustus 2019, 19:35 WIB

Dede Farhan Aulawi. (Foto: istimewa)

Cuplikcom - Bandung - Sesungguhnya semua manusia itu hidup di tengah lingkungan yang penuh ketidakpastian. Baik ketidakpastian alam, non alam maupun sosial.

Ketidakpastian menghasilkan segala kemungkinan bisa terjadi akan hal – hal yang tidak terprediksi, bisa berupa bencana seperti erupsi gunung berapi, banjir, longsor, kekeringan, kebakaran dan sebagainya. Setiap jenis musibah di atas bisa datang dalam waktu yang tidak bisa diprediksi.

Dengan demikian sangat diperlukan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan adanya bencana yang tidak terprediksi tersebut.

Terkait hal ini media mewawancarai Pembina Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik GNPK (GNPK RI) Jawa Barat Dede Farhan Aulawi sesaat setelah selesai menjadi narasumber pelatihan Mitigasi dan Manajemen Bencana di RUMPPI Bandung pada Sabtu 10 Agustus 2019 baru-baru ini.

Pada kesempatan ini Dede memberi penjelasan terkait pentingnya membekali masyarakat dengan pengetahuan dan wawasan kebencanaan.

Ia mengatakan Seperti diketahui bahwa Indonesia berada pada posisi yang memungkinkan terjadinya banyak bencana yang beragam. Oleh karena perlu langkah - langkah antisipatif sebelum terjadinya peristiwa yang tentu sangat tidak diharapkan.

"Bayangkan saja di musim kemarau banyak daerah yang terdampak kekeringan dan kebakaran. Sementara saat musim penghujan banyak banjir dan longsor. Belum lagi ancaman gempa, tsunami, likuifaksi, epidemi penyakit, dan lain - lain," ujarnya.

"Apalagi  pelatihan – pelatihan yang terkait dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana ini  dirasakan masih minim," imbuhnya.

Selanjutnya Dede juga menambahkan bahwa setiap elemen bangsa dituntut ikut berpartisipasi secara aktif dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

Ia menjelaskan jadi pelatihan yang diselenggarakan oleh GNPK RI Jabar ini bertujuan untuk Melatih kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi segala kemungkinan munculnya bencana yang tidak bisa diprediksi jenis dan waktunya. 

Sementara itu, objek behasan pada pelatihan kali ini dititikberatkan pada pemahaman Bencana menurut UU No. 24 Tahun 2007, Manajemen Resiko dan Bahaya, Mitigasi bencana, Penanggulangan Bencana, seperti tanggap darurat, recovery, rehabilitasi, dan rekonstruksi, serta melatih Kesiapsiagaan itu sendiri. 

Seperti biasa pelatihan diselenggarakan di Sekretariat RUMPPI jalan Mega Asri I No. 8, Cicendo - Bandung. Informasi lebih lanjut berbagai pelatihan bisa menghubungi ibu Lilis Hidayati di no  0813 1253 5153.  

"Bahkan di saat yang bersamaan juga diselenggarakan pelatihan Pijat Tradisional Profesional," tutupnya.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

Tag :

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

VIDEO

Kasus Pajero, Orasi Ketua Lakpesdam NU Indramayu di KPK20/08/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475