Selasa, 16 Juli 2019

GNPK RI Jabar dan RUMPPI Selenggarakan Pelatihan GRATIS, “Pijat Tradisional dan Profesional”


SOSIAL
22 April 2019, 07:40 WIB

RUMPPI Jl. Mega Asri I no. 8 Sukaraja – Cicendo, Bandung. (Foto: istimewa)

Cuplikcom - Bandung - Fakta empirik menunjukkan bahwa tingkat pengangguran (tenaga kerja non produktif) masih tinggi, baik pengangguran terbuka maupun pengangguran terselubung.

Fakta ini tentu menjadi persoalan tersendiri yang harus mendapat perhatian dari semua pihak, baik Pemerintah maupun partisipasi masyarakat secara aktif dan konstruktif.

Permasalahan tidak bisa dijawab oleh sekedar kritikan, tetapi harus direspon dengan program yang riil melalui penyiapan keterampilan terapan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain seiring dengan perkembangan zaman, tingkat kebutuhan manusia terhadap kebutuhan jasa pelayanan pijat yang profesional juga semakin meningkat. Bukan hanya di Indonesia saja, melainkan di luar negeri pun banyak.

Termasuk hotel – hotel sudah banyak yang menyelenggarakan jasa pelayanan pijat yang profesional, baik pijat yang berorientasi pada terapi maupun sekedar relaksasi saja. 

Pada kesempatan ini, media berhasil mewawancarai Pakar Pijat Tradisional Indonesia Dede Farhan Aulawi di sekretariat RUMPPI Jl. Mega Asri I no. 8 Sukaraja – Cicendo, Bandung.

Dede yang juga selaku Direktur Eksekutif RUMPPI mengatakan bahwa ia ingin membekali para peminat keterampilan pijat tradisonal sesuai dengan tingkat kebutuhan pasar.

"Bahwa secara objektif pasar yang membutuhkan para ahli pijat semakin meningkat, maka harus ada supply yang menjawabnya dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan yang memadai," ujarnya.

Di sisi lain berdasarkan pengalamannya, pelatihan – pelatihan pijat tradisional itu biayanya cukup mahal, jadi harus difikirkan agar ada pembekalan yang tidak memberatkan mereka dengan biaya – biaya.

Oleh karena RUMPPI Bandung pada hari sabtu (20/4) menyelenggarakan “Pelatihan GRATIS : Pijat Tradisional dan Profesional”, yaitu pelatihan keterampilan pijat yang tidak sekedar asal – asalan, melainkan berbasis pada pengetahuan dan pengelolaan yang profesional.

"Pelatihan kali ini diikuti oleh 37 peserta, dan untuk angkatan ke-5 akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 4 Mei 2019," ujar Dede.

Dengan demikian pelatihan ini cocok bagi mereka yang tertarik untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan dasar pijat tradisional. Jadi bagi kita, saudara kita atau tetangga kita yang berminat silakan mendaftar langsung ke sekretariat RUMPPI.

"Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki keterampilan pijat dengan pengetahuan dan tata kelola secara profesional sehingga diharapkan bisa menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Sekelaigus ke depannya akan dibentuk Asosiasi Pijat Tradisional Indonesia," jelasnya.

Berkaitan dengan materi bahasan yang diberikan pada pelatihan kali ini meliputi Tingkat Kebutuhan Pijat Tradisional yang Profesional, Sejarah Pijat Tradisonal, Fisiologi dan Anatomi Tubuh Manusia, Sistem Otot dan Sistem Pernafasan, Teknik dan Dasar Pemijatan Tradisional, serta Tata Kelola Pijat yang Profesional.

"Setelah mengikuti pelatihan, selanjutnya peserta diwajibkan mengikuti  UJIAN TEORI dan UJIAN PRAKTIK. Sertifikat pelatihan hanya akan diberikan pada para peserta yang dinyatakan lulus, baik lulus ujian teori maupun ujian praktik,"  pungkas Dede mengakhir wawancara.

Beberapa catatan penting yang harus diperhatikan oleh para peserta pelatihan adalah harus datang tepat waktu dan tidak terlambat. Terlambat lebih dari 30 menit tidak diperkenankan mengikuti pelatihan.

RUMPPI tidak mentolerir setiap keterlambatan, karena ciri khas profesionalitas adalah DISIPLIN atau TEPAT WAKTU. Semua peserta harus memperhitungkan waktu dari tempat asalnya ke lokasi pelatihan, dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya kemacetan lalu lintas.

Jadi jangan ada alasan terlambat karena jalanan macet. Pelatihan dimulai tepat jam 09.00 sehingga diharapkan bisa datang 15 menit sebelum acara dimulai.

Bagitupun saat ujian praktik yang berdurasi 90 menit, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Tidak seperti ujian teori yang dilakukan sekaligus secara serempak.

Ujian Praktik bagi peserta Laki – laki akan memijat laki – laki, dan sebaliknya untuk peserta wanita akan memijat wanita di ruang yang terpisah.

Dede berharap semoga pelatihan ini bisa bermanfaat buat masyarakat yang membutuhkannya, dan semoga RUMPPI tetap eksis di jalan panjang pengabdian nyata buat masyarakat.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

Tag :

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

VIDEO

Pengajian Umum Ustad Muh. Zaki Indramayu | 1 Muharram 1438 H Part 3/716/07/2016

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN