Minggu, 21 April 2019

Ono Surono: Program Untuk Nelayan di Era Jokowi Menjadi 'Dobrakan'


SOSIAL
1 Februari 2019, 16:08 WIB

Bimtek Budidaya Ikan di Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu (Cuplikcom/ist)

Cuplikcom - Indramayu - Upaya pembangunan perikanan dan kelautan Indonesia melalui tiga pilar (kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan) adalah salah satu bukti keberpihakan Pemerintah terhadap para nelayan.

Pilar pertama, dalam hal mempertahankan kedaulatan laut Indonesia melalui upaya perlindungan terhadap aset perairan laut dan biota laut. Salah satu kebijakan yang telah dilakukan yaitu menenggelamkan kapal laut asing ilegal. Bahkan telah ada Perpres yang mengatur tentang pelarangan kapal laut asing beroperasi di perairan laut Indonesia.

Perihal tersebut diungkapkan Ono Surono ST, Anggota DPR RI Komisi IV dalam kegiatan Bimtek Budidaya Ikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, yang dihadiri 100 nelayan dan pembudidaya ikan di Desa Dadap Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, Jumat (01/02/2019).

"Pilar kedua, yaitu keberlanjutan. Melalui pemanfaatan sumber daya alam laut tanpa merusak lingkungan dan biota laut, dengan menggunakan alat penangkap ikan ramah lingkungan," terangnya

Sementara pilar ketiga, yaitu kesejahteraan. Para nelayan mendapat santunan klaim Asuransi Nelayan. Bagi nelayan yang meninggal di laut mendapat santunan sebesar Rp 200 juta, meninggal alami Rp 160 juta, cacat tetap Rp 100 juta, dan sakit sebesar Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

"Dulu pemerintah tidak fokus dalam mengurusi masalah nelayan, program-program bagi nelayan juga kurang diperhatikan, sehingga dengan banyaknya program bagi nelayan dari pemerintah pusat di masa kepemimpinan Presiden Jokowi ini menjadi sebuah dobrakan," jelasnya

Program pemberdayaan seperti ini, kata Ono, untuk membangun sumber daya manusia khususnya nelayan dan pembudidaya ikan untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengembangkan usaha di bidang perikanan.

"Sehingga kegiatan pelatihan seperti ini yang merupakan program dari Pemerintah pusat, sangat efektif," kata Ono.

Apalagi, lanjut Ono, anggota dewan di komisi IV yang membidangi masalah nelayan, harus paham betul permasalahan nelayan dan itu harus dikawal, baik peraturan perundangan dan program-program bagi nelayan.

"Sekarang sudah ada dasarnya, yaitu undang-undang No.7 Tahun 2016, tentang perlindungan dan pemberdayaan nelayan, pembudi daya ikan dan petambak garam," tegasnya

Pihaknya berharap, program pelatihan tersebut dapat menginspirasi, memotivasi, agar bisa mengembangkan usaha perikanan melalui Bioflok.


Penulis : ayee
Editor : Didi Rahardi

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

VIDEO

Lagu Terbaru - Ayu Dermayu Bintang Pantura 4 - Nylumud Batin21/04/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707