Rabu, 20 November 2019

Kunjungi Yordania, Ono Surono Suarakan Isu PMI pada Pertemuan BKS Antar Parlemen


LUAR NEGERI
22 Desember 2018, 07:49 WIB

Tim Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menggelar pertemuan dengan Pimpinan Majlis Al-Nuw (foto: istimewa)

Cuplikcom - Yordania - Tim Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menggelar pertemuan dengan Pimpinan Majlis Al-Nuwwab, Parlemen Yordania (Dr. Nassar Al Qaisi) dan Pertemuan dengan Ketua Komisi Luar Negeri Majlis Al-Nuwwab, Dr. Nidal Al-Ta’ani di Amman, Yordania, pada Rabu (19/12/2018).

Dalam kunjungan kerjanya ke Parlemen Yordania, sejumlah anggota DPR RI dipimpin langsung oleh Ketua BKSAP, Nurhayati Assegaf, Wakil Ketua BKSAP, Juliari Batubara dan di dampingi para anggota lainnya.

Selain membahas kerja sama antar parlemen kedua negara (Indonesia dan Yordania) mengenai issu  Palestina, Perdagangan,  dan lain-lainya. Anggota DPR RI Komisi IV dari Dapil Jabar VIII, Ono Surono, ST mengangkat persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Yordania.

"Walaupun saat ini saya duduk di Komisi yang membidangi masalah pertanian, akan tetapi saya berasal dari sebuah Kota bernama Indramayu yang merupakan daerah terbesar pengirim PMI ke sejumlah negara di kawasan timur tengah termasuk ke Yordania," ujar Ono, Sabtu (20/12/2018).

Ono Surono meminta pihak Kerajaan Yordania untuk membantu menyelesaikan masalah pekerja migran Indonesia  dengan majikan, permintaan tersebut langsung direspon dengan baik oleh Wakil Ketua Parlemen Yordania, Mr. DR. Nassar Al Qaisi dengan berjanji akan memberikan bantuan jika terjadi persoalan PMI dengan majikannya di Yordania.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Mr. DR. Nassar Al Qaisi, sebagai Wakil Ketua Parlemen Yordania yang sudah menegaskan bantuan Pemerintah Yordania terhadap masalah-masalah PMI dan juga menginisiasi akan dilakukankannya pertemuan Menteri dari kedua negara yang membidangi masalah tenaga kerja untuk menyelesaikan masalah buruh migran Indonesia di Yordania," ucap Anggota DPR RI Komisi IV.

Masih di dalam forum yang sama, Ono Surono pun menyampaikan bahwa ada satu orang PMI asal Indramayu, bernama Suheni Binti Raswa Kosim yang meninggal dunia dan jenazahnya akan dipulangkan ke Indonesia dan ada 24 PMI bermasalah yang tinggal di shelter KBRI sambil menunggu proses penyelesaian hak-haknya dengan majikan sebelum dipulangkan.

Kata Ono Surono, DPR RI dan Pemerintah Indonesia tentunya berkomitmen untuk membantu menyelesaikan masalah PMI dan memastikan mereka mendapatkan hak-haknya selam bekerja di Yordania.

"Saya harap Dr. Nassar Al Qaisi dan anggota Parlemen Yordania yang hadir disini untuk dapat membantu dan kami berharap pula Yordania segera meratifikasi konvensi dunia tentang perlindungan hak-hak pekerja migran karena baru ada 51 negara yg telah meratifikasi berdasarkan data dari Dewan HAM PBB," ujar politisi PDI Perjuangan kepada Parlemen Yordania yang hadir di forum tersebut.

Ono mengatakan, pada 12 April 2012 Indonesia telah mengesahkan konvensi PBB tentang Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran Dan Anggota Keluarganya menjadi sebuah Undang-Undang, yaitu UU No. 6 Tahun 2012 Tentang tentang Perlindungan Hak Buruh Migran dan Anggota Keluarganya.

Dilanjutkan Ono, sebelum itu Indonesia sudah memiliki Undang-Undang mengenai PMI yaitu UU No. 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri kemudian pada tahun 2017 dirubah menjadi UU No. 18 tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

"Kami sadar bahwa PMI merupakan potensi yang besar dan perlu dilakukan peningkatan keahliannya dan inilah bukti keberpihakan Pemerintah Indonesia yang telah mempunyai sejumlah aturan Tentang PMI," paparnya.

"Paling tidak memastikan hak kebebasan, hak hidup, hak jaminan tidak adanya penganiayaan dan perbudakan, hak tidak dilakukan penangkapan dan penahanan yang sewenang-wenang pada mereka," tutupnya.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

VIDEO

Film Dokumenter Tentang Perkembangan Pemerintahan Dinasti Indramayu Jabar20/11/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475