Minggu, 21 April 2019

Mainkan Gamelan, Subada Ajak Masyarakat Lestarikan Kesenian Daerah 


RAGAM
26 September 2018, 12:14 WIB

Subada, Anggota DPRD Kabupaten Indramayu (cuplik.com/ist)

Cuplikcom - Indramayu - Sanggar seni Asem Gede Losarang yang dipimpin Dede Jaelani solichin di Desa Muntur Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, pada beberapa pekan lalu, tampil dalam pentas seni di acara peresmian pembukaan pameran citra pariwisata Jawa Barat di Anjungan Jawa Barat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), mendapat apresiasi Anggota DPRD Kabupaten Indramayu Komisi 3 Fraksi PDI Perjuangan, Subada.

Subada merasa bangga karena sudah ratusan kalinya para generasi muda dari sanggar seni asem gede Losarang itu tampil dalam banyak acara, dengan membawakan berbagai pementasan, salah satunya Tari Trebang Randu Kentir asal Losarang.

“Selama kegiatan Sanggar Asem Gede Losarang ini positif, saya tetap support. Ya nanti kalau rapat di parlemen, akan saya sampaikan kepada pimpinan DPRD Indramayu terkait kegiatan di sanggar seni ini,” ungkap Subada, Rabu (26/09).

Menurut Subada, dirinya sebagai anggota legislatif, hanya bisa menyampaikan keberadaan Sanggar Asem Gede yang berada di wilayah Losarang dan akan membawa aspirasi itu.

"Sanggar ini kan sangat bagus sekali karena melestarikan kesenian tradisional asal Indramayu," jelasnya

Tak hanya itu saja, dalam kesempatan ini Subada pun mengajak warga Losarang agar mau mengenal dan belajar tentang kesenian daerah, juga mengajak untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian tradisional asal Indramayu.

“Bagi masyarakat Losarang yang mempunyai jiwa seni ataupun ada yang berminat untuk belajar tarian ya silahkan datang ke Sanggar ini, kalau bisa kembangkan bakat dan minat yang ada pada diri untuk berkesenian,” kata Subada.

Selama berada di Sanggar Seni Asem Gede Losarang, Subada juga memainkan sejumlah alat musik gamelan bersama anak-anak sanggar. Tak hanya itu saja, Subada pun bernyanyi lagu ciptaan sendiri, dengan judul "Pengangguran".

Ia menceritakan, lagu tersebut ia ciptakan saat putus sekolah, yang hanya sampai Sekolah Dasar kelas 5, karena saat itu, kata Subada, ayahnya meninggal dunia, dan ia memutuskan untuk berhenti sekolah, karena tidak ada biaya.

"Lagu ini, saya ciptakan sudah lama sekali, ya tentang kisah nyata saya pribadi," cetusnya

Subada juga mengajak kepada para musisi atau pencipta lagu serta para seniman, untuk terus membuat hasil karya dan tidak putus semangat.

"Inspirasi itu akan tetap hidup dan tidak pernah mati, selama kita masih bisa bernafas," pungkasnya.


Penulis : ayee
Editor : Didi Rahardi

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

VIDEO

Orasi Mahasiswi Indramayu di KPK, Kasus Gratifikasi Pajero Bupati21/04/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726