Senin, 19 November 2018

Perayaan HUT Ormas Oi ke-19, Diwarnai Pengusiran Ketua BPW Oi Jabar


RAGAM
17 Agustus 2018, 01:35 WIB

Ketua BPW Oi Jawa Barat, Fikri Habibullah Muharram (cuplik.com/ist)

Cuplikcom - Depok - Perayaan HUT Ormas Oi ke-19 tahun, yang diselenggarakan Badan Pengurus Pusat (BPP) Ormas Oi di Sekretariat BPP Ormas Oi di Leuwinanggung 14, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, diwarnai aksi pengusiran terhadap Ketua BPW Oi Jawa Barat, Fikri Habibullah Muharram, oleh panitia acara, yang disebut-sebut merupakan Tim Oi, Kamis (16/8/2018).

Diketahui, agenda kegiatan HUT Ormas Oi yang ke-19 dengan menggelar diskusi "mengupas sejarah Ormas Oi" tersebut mengambil tema "Terus Bekerja Raih Bahagia", yang dihadiri ratusan anggota Oi, dari perwakilan BPW dan BPK di seluruh Indonesia.

Informasi yang dihimpun cuplikcom menyebutkan, kejadian bermula pada saat Ketua BPW Oi Jawa Barat, Fikri Habibullah Muharram, yang berada di sekitar lokasi acara tiba-tiba di usir oleh panitia dan dipaksa keluar dari lokasi acara, karena Fikri dianggap masuk dalam area terlarang atau lokasi steril. Selain itu, Fikri juga tidak membawa ID Card.

Ketika di konfirmasi cuplikcom melalui sambungan teleponnya, Fikri membantah jika dirinya tidak sedang berada di lokasi yang menurut panitia areal terlarang.

"Tadi saya masuk ke BPP, sudah registrasi dan lain-lain, pas saya didalam, saya ditanyain ID Card. Saya gak dikasih ID Card. Jadi saya tidak paham. Akhirnya saya disuruh keluar sama salah satu panitia berkaos Tim Oi," kata Fikri kepada Cuplik.com, Kamis (16/8).

Fikri juga menanyakan, dasar apa yang panitia pakai tersebut untuk melarang, sementara, kata Fikri, saat itu dirinya berada di area yang tidak dilarang.

"Menjalankan prosedur silahkan, kita paham. Tapi ada etika kan," kesalnya.

Ia menyayangkan, pengusiran dirinya oleh Tim Oi tidak melalui dasar yang jelas, dan tidak terlebih dahulu bertanya kepada Fikri.

"Seharusnya bertanya dulu, siapa dan darimana. Lalu jelaskan, kita paham kok, saya sering jadi komando Tim Oi. Tapi tetap, humanis adalah cara terindah dalam memberikan teguran," terangnya.

Meski begitu, dengan adanya insident tersebut Fikri tidak mau sampai berdampak panjang. Ia hanya bisa mengambil hikmah dari kejadian itu, sekaligus memberi imbauan kepada anggota Oi yang lain. Ia juga tetap merasa bahagia di Oi.

"Saya tidak mau nanti panjang. Hikmahnya, ini jadi pelajaran buat saya dan kita, saat nanti bertugas dimanapun kedepankan rasa kemanusiaan untuk menegur. Tentunya menegur orang yang dianggap salah atau tidak tahu. Ini sekret Oi, Rumahnya anak Oi," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua BPK Ormas Oi Indramayu, Ali Sa'id mengatakan, terkait dengan diusirnya ketua BPW Oi Jawa Barat oleh oknum Tim Oi dalam "Kegiatan HUT Ormas Oi" yang diadakan oleh Badan Pengurus Pusat Oi, pada tanggal 16 agustus 2018, jelas sangat memalukan.

"Harus ada kejelasan dari BPP Oi dan sekaligus permohonan maaf secara resmi, BPK Oi Indramayu termasuk dalam wilayah kerja BPW Jawa Barat mendesak hal tersebut," tandasnya.

Menurutnya, Tim Oi bukan merupakan bagian dari Ormas Oi, karena tidak ada dalam AD ART Oi maupun Peraturan Organisasi atau surat edaran yang mendasar.

"Tim Oi itu bentukan apa? siapa yang bentuk? bawa-bawa nama Oi, tapi tidak ada dalam AD ART maupun PO atau surat edaran yang mendasar, karena sampai detik ini pun BPK Oi Indramayu belum mendapatkan sosialisasi pembentukan terkait tim Oi tersebut," pungkasnya.


Penulis : ayee
Editor : Didi Rahardi

Tag :

CURHAT RAKYAT

VIDEO

Ceramah KH. Moh Syatori, S.H, MA | Maulid Nabi Muhammad SAW | 20188 jam yang lalu

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475