Senin, 25 Juni 2018
SEARCH | REGISTER | LOGIN

Ono Surono Sosialasikan 4 Pilar Kebangsaan di Pesantren


POLITIK
9 Juni 2018, 00:35 WIB

Ono Surono di Ponpes Laa Tahzan, Anjatan, Indramayu, Jawa Barat (Cuplikcom/ist)

Cuplikcom - Indramayu - Anggota DPR RI, Ono Surono menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Pesantren. Diungkapkan, gotong royong yang merupakan inti dari Pancasila sebagai ideologi bangsa adalah merupakan juga inti dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

Acara digelar dalam rangka Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika), bertempat di halaman pondok pesantren Laa Tahzan desa Wanguk kecamatan Anjatan kabupaten Indramayu Jawa Barat, Jumat (8/6/2018).

"Dua organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni NU dan Muhammadiyah menyebut Islam di Indonesia dengan Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan, muaranya sama yakni Islam rahmatal lil alamin, dan itu semua sesuai dengan Pancasila," ujar Ono.

Ono menjelaskan, inti dari Pancasila adalah Gotong Royong, yakni membangun secara bersama-sama tidak membeda-bedakan suku ras dan agama.

Menurut pengurus Ponpes Laa Tahzan dan juga Ketua Lakpesdam NU Indramayu, Edi Fauzi, yang juga sebagai pemateri menambahkan, Indonesia lahir dari hasil kesepakatan para pendiri bangsa dengan latarbelakang beragam, salah satunya KH Hasyim Asyari, pendiri NU.

"Negara ini dibangun atas kesepakatan para pendiri bangsa dengan ideologi Pancasila. Sehingga apabila ada pihak yang mencoba mempertanyakan apalagi ingin mengganti dengan ideologi lain, maka harus kita lawan," tegas Edi, pria yang disebut-sebut akan nyaleg di 2019 melalui PDI Perjuangan ini.

Edi mengungkapkan, misalnya organisasi HTI yang kemarin sudah dilarang, menurutnya tentu jika masih saja merongrong dan memprovokasi untuk mengganti Ideologi Pancasila dengan cara-cara yang beragam, harus segera dilawan.

"Kita harus hati-hati, kita harus paham modus dan motif mereka yang berusaha untuk mengganti Pancasila, karena apa yang diajarkan para pendahulu, para kyai dahulu, kita harus saling menghormati dan bertoleransi, termasuk dengan agama lain," tandasnya.

Acara dihadiri pengasuh Ponpes Laa Tahzan; Bacaleg PDI Perjuangan, Sahali SH; GP Ansor; Banser; para ulama dan tokoh masyarakat setempat, serta masyarakat sekitar.

Kegiatan ditutup dengan kuis pembacaan Pancasila oleh orang tua dan ibu-ibu, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat maghrib berjamaah.


Penulis : didi
Editor : Almak

CURHAT RAKYAT

Dalan dermayu

Aspal ning dalan akeh sing berlubang...kapan kunuh ya di dandanie..?

VIDEO

Ceramah Lucu Tentang Pengantin | Hj. Nining Nurhasanah Indramayu25/06

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Menerima jasa pemasangan Parabola berbayar/non berbayar, dan menerima jasa pemasangan Internet Wilayah Indramayu. Hubungi WA : 083823365131
Menerima Jasa Instalasi Laboratorium Komputer untuk Persiapan UNBK tingkat SLTP atau SLTA. Hubungi WA : 08983843354
Menerima kanopi, rolling door, tralis, tangga besi, lemari besi, meja besi, rak besi, dll. Wilayah Indramayu & sekitarnya. Hubungi WA : 087717690199
Sedia Video Shooting dan Streaming Kualitas Gambar Bening Full HD untuk pesta hajatan Wilayah Indramayu, Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Subang.....Hubungi WA: 08983843354