Kamis, 23 Mei 2019

Berangkat dari Tahun 1993, TKW Asal Sumuradem Hilang Kontak di Arab Saudi


LUAR NEGERI
18 Mei 2018, 11:17 WIB

Foto Sutinah dipegang oeang tuanya. (foto: istimewa)

Cuplikcom - Indramayu - Lagi, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indramayu dikabarkan hilang kontak atau putus komunikasi dengan keluarga setelah berpamitan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga ke Arab Saudi sejak tahun 1993 silam.

TKW tersebut bernama Sutinah binti Tarmun (43), warga Blok Dusun Janaka, Rt 01, Rw 01, Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sudah 25 tahun di luar negeri tidak diketahui keberadaannya.

Hal tersebut disampaikan Tarmun (95), ayah kandung Sutinah saat mengadukan permasalahan anaknya ke pengurus Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Jumat (18/05/18).

"Anak saya sejak tahun 1993 berpamitan yang kedua kalinya untuk bekerja ke Arab Saudi, namun hingga sampai saat ini tidak diketahui kabar beritanya," ucap Tarmun.

Tarmun menyampaikan, sebelumnya Sutinah di tahun 1989 pernah bekerja ke Arab Saudi melalui PT Perdana yang beralamat di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Ini keberangkatan yang kedua kalinya, sebelumnya pada saat masih berusia 14 tahun anak saya direkrut dengan PJTKI yang sama bekerja sebagai TKW ke Arab Saudi selama 4 tahun," jelas bapak beranak tiga tersebut.

Tarmun melanjutkan, setelah kepergian anak pertamanya untuk yang kedua kali ke Arab Saudi, selang tujuh bulan ia mendapat kiriman surat melalui POS dari orang yang mengaku teman kerjanya Sutinah di daerah Tabuk, Arab Saudi.

Dalam isi suratnya menyebutkan bahwa Sutinah telah meninggal dunia dan Jenazahnya di makamkan di daerah Tabuk.

"Pada saat saya terima surat sebentarnya saya tidak yakin kalau anak saya meninggal, karena surat tersebut seperti tulisan tangan Sutinah," ujarnya.

Senada dengan perkataan suaminya, Taspen (77), ibu kandung Sutinah berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri melalui KJRI di Jeddah bisa menemukan keberadaan anaknya yang selama ini ia nanti-nantikan kepulangannya.

"Semoga saja pemerintah bisa menemukan dan memulangkan anak saya karena saya yakin anak saya masih hidup," harapnya.

Sementara itu, Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih, menyampaikan pihaknya masih menggali informasi dari keluarga terkait proses perekrutan keberangkatan Sutinah ke luar negeri.

"Sementara ini kami masih terus menggali informasi dan mengumpulkan dokumen-dokumen dari keluarga terlebih dahulu, sebelum kami mengadu ke pihak kementerian terkait," pungkasnya.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

CURHAT RAKYAT

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

VIDEO

Pengajian Umum Ustad Muh. Zaki Indramayu | 1 Muharram 1438 H Part 3/723/05/2016

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683