Senin, 25 Juni 2018
SEARCH | REGISTER | LOGIN

Berangkat dari Tahun 1993, TKW Asal Sumuradem Hilang Kontak di Arab Saudi


LUAR NEGERI
18 Mei 2018, 11:17 WIB

Foto Sutinah dipegang oeang tuanya. (foto: istimewa)

Cuplikcom - Indramayu - Lagi, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indramayu dikabarkan hilang kontak atau putus komunikasi dengan keluarga setelah berpamitan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga ke Arab Saudi sejak tahun 1993 silam.

TKW tersebut bernama Sutinah binti Tarmun (43), warga Blok Dusun Janaka, Rt 01, Rw 01, Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sudah 25 tahun di luar negeri tidak diketahui keberadaannya.

Hal tersebut disampaikan Tarmun (95), ayah kandung Sutinah saat mengadukan permasalahan anaknya ke pengurus Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Jumat (18/05/18).

"Anak saya sejak tahun 1993 berpamitan yang kedua kalinya untuk bekerja ke Arab Saudi, namun hingga sampai saat ini tidak diketahui kabar beritanya," ucap Tarmun.

Tarmun menyampaikan, sebelumnya Sutinah di tahun 1989 pernah bekerja ke Arab Saudi melalui PT Perdana yang beralamat di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

"Ini keberangkatan yang kedua kalinya, sebelumnya pada saat masih berusia 14 tahun anak saya direkrut dengan PJTKI yang sama bekerja sebagai TKW ke Arab Saudi selama 4 tahun," jelas bapak beranak tiga tersebut.

Tarmun melanjutkan, setelah kepergian anak pertamanya untuk yang kedua kali ke Arab Saudi, selang tujuh bulan ia mendapat kiriman surat melalui POS dari orang yang mengaku teman kerjanya Sutinah di daerah Tabuk, Arab Saudi.

Dalam isi suratnya menyebutkan bahwa Sutinah telah meninggal dunia dan Jenazahnya di makamkan di daerah Tabuk.

"Pada saat saya terima surat sebentarnya saya tidak yakin kalau anak saya meninggal, karena surat tersebut seperti tulisan tangan Sutinah," ujarnya.

Senada dengan perkataan suaminya, Taspen (77), ibu kandung Sutinah berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri melalui KJRI di Jeddah bisa menemukan keberadaan anaknya yang selama ini ia nanti-nantikan kepulangannya.

"Semoga saja pemerintah bisa menemukan dan memulangkan anak saya karena saya yakin anak saya masih hidup," harapnya.

Sementara itu, Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih, menyampaikan pihaknya masih menggali informasi dari keluarga terkait proses perekrutan keberangkatan Sutinah ke luar negeri.

"Sementara ini kami masih terus menggali informasi dan mengumpulkan dokumen-dokumen dari keluarga terlebih dahulu, sebelum kami mengadu ke pihak kementerian terkait," pungkasnya.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

CURHAT RAKYAT

Dalan dermayu

Aspal ning dalan akeh sing berlubang...kapan kunuh ya di dandanie..?

VIDEO

Pengajian Walimatul 'Ursy KH. Saeful Bahri (Baridinan) dari Cirebon | Part 1/325/06

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Menerima jasa pemasangan Parabola berbayar/non berbayar, dan menerima jasa pemasangan Internet Wilayah Indramayu. Hubungi WA : 083823365131
Menerima kanopi, rolling door, tralis, tangga besi, lemari besi, meja besi, rak besi, dll. Wilayah Indramayu & sekitarnya. Hubungi WA : 087717690199
Sedia Video Shooting dan Streaming Kualitas Gambar Bening Full HD untuk pesta hajatan Wilayah Indramayu, Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Subang.....Hubungi WA: 08983843354
Menerima Jasa Instalasi Laboratorium Komputer untuk Persiapan UNBK tingkat SLTP atau SLTA. Hubungi WA : 08983843354