Jum'at, 14 Desember 2018

13 Tahun Jadi TKI di Yordania, Warga Juntinyuat Menghilang


SOSIAL
12 Maret 2018, 07:42 WIB

Dastin, TKI Asal Juntinyuat 13 Tahun Hilang Kontak Di Yordania (foto: cuplikcom)

Cuplikcom - Indramayu -  Dastin binti Tasja (30), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) warga Blok H. Sarpin, RT. 05, RW. 01, Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dikabarkan selama 13 tahun hilang kontak dengan keluarganya saat bekerja menjadi pekerja rumah tangga (PRT) di Amman, Yordania. 

Hal itu diketahui saat Tasja dan Castinah, kedua orang tua Dastin mengadu kepada Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Minggu (11/03/18).

“Anak saya sudah 13 tahun tidak ada kabar beritanya apakah dia dalam kondisi baik ataupun tidak, saya sampai saat ini belum tahu. Saat pamit berangkat anak saya berduaan, bareng sama ibunya namun istri saya ditempatkan di kampung dan sekarang sudah pulang sedangan anak saya di kota nya sampai sekarang belum juga dipulang,” ujarnya.

Tasja mengatakan, anaknya berangkat ke Yordania  sejak 25 Maret 2005 silam. Dia direkrut oleh Junaedi, sponsor warga Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Diproses dan diberangkatkan melalui PT Safarindo Insan Copar via PT Avida Avia Duta  yang beralamat di Jl. Abdurrahman, No. 17, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sedangkan Agency yang menempatkan yaitu Rolla Gerent - Al Mucu YTA - Zahroon Regiyon di Amman, Yordania. Dastin kemudian ditempatkan di rumah majikannya di PO Box 132, Deater Mimi Cipality, Amman Yordania, Phone : +962777534271. 

"Sejak keberangkatannya hingga saat ini anak saya tidak diketahui keberadaannya. Hanya pernah  kirim uang Rp. 3 juta saat anak saya baru enam bulan kerja," jelasnya.

Senada dengan Tasja, Wastinah, ibu kandung Dastin, berharap pemerintah pusat maupun daerah agar bisa membantu menemukan dan memulangkan anaknya. 

"Saya sudah kangen ingin bertemu dengan anak saya yang sudah lama kami nantikan kabar beritanya serta merindukan kepulangannya agar bisa kembali berkumpul. Semoga saja pemerintah mendengarkan doa saya," katanya.

Sementara itu Ketua SBMI Indramayu, Juwarih mengatakan pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu pengaduan dari pihak keluarga.

"Sementara kami akan mempelajari terlebih dahulu pengaduan dari pihak keluarga mengingat tidak ada satu pun salinan dokumen yang dipegang keluarga, jika data-data yang dibutuhkan sudah lengkap kami akan segera menyampaikan pengaduan ke beberapa kementrian terkait," tutupnya.


Penulis : winan
Editor : Anan Felicio

CURHAT RAKYAT

VIDEO

Sapi Ngamuk Saat Proses Penyembelihan Hewan Qurban di Indramayu Jawa Barat14/12/2017

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Adi Sanga Collection Terima Pembuatan Kaos, Sablon dll info WA 081280656707
BRO AL Barber Shop - Hair Cut - Wash - Massage - Hair Tonic - Pomade - Warm Towel. Alamat Jalan MT Haryono No 37 Indramayu (Depan Kantor Dinas Kesehatan) WA 085221430567 - 081324159683
Ingin Bisa dan Handal MengemudiKursus Mengemudi Fajar Utama Indramayu Solusinya. Hub WA 087717771475
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461