Jum'at, 29 Mei 2020

Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR

Soal Status, Para POPT & PPL Indramayu Gantungkan Nasib ke DPR

EKONOMI
1 Mei 2017, 17:53 WIB
Cuplik.Com - Indramayu - Para petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kabupaten Indramayu Jawa Barat, menggantungkan nasibnya kepada anggota komisi IV DPR, Ono Surono, terkait statusnya ke depan. Pihaknya meminta untuk diperjuangkan agar mempunyai masa depan yang jelas, yakni menjadi pegawai negeri sipil.

Hal itu diungkapkan dalam kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Terkait Komisi IV anggota DPR Komisi IV, Ono Surono di Kantor Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Losarang di Desa Jangga Losarang Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (1/5/17).

Salah satu petugas POPT dari kecamatan Lohbener, Indah mengeluhkan, pihaknya sepertinya terdapat prioritas yang membuat perbedaan antar tenaga honorer, padahal POPT atau PPL dibentuk bersama-sama, yang membuat kecewa bagi Indah dan tenaga honorer lainnya adalah, Permenpan ternyata hanya berlaku untuk penyuluh pertanian saja, meskipun POPT sudah pernah melakukan MoU dengan Gubernur Jawa Barat, namun dalam kenyataan tetap saja hal itu terbentur di Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Saya pribadi dan seluruh rekan tenaga honorer di sini sangat berharap Bapak Ono Surono tidak berhenti untuk memperjuangkan nasib kami", tutur Indah.

Lain halnya menurut Dadat Mashudi tenaga honorer PPL, ia tidak mempermasalahkan masalah Permenpan, namun tetap saja ia banyak berharap di usianya yang saat ini telah mencapai 33 tahun, dengan adanya pembatasan penerimaan pegawai negeri hanya sampai batasan usia 35 tahun, maka harapan untuk segera menjadi pegawai negeri bagi dirinya dan rekan-rekannya lekas menjadi skala prioritas bagi pemerintah.

"Dengan pembatasan usia itu tentu saja membuat tenaga honorer PPL seperti saya merasa sedikit frustrasi, tidak memungkiri kemungkinan menjadi PNS adalah harapan terakhir bagi kami dan rekan-rekan, dan apabila dalam dua tahun ini tidak terealisasi, maka tertutup sudah harapan saya untuk diangkat menjadi PNS", jelas Dadat Mashudi.

Sementara, Ono Surono dalam kesempatannya menuturkan, menurutnya segala aspirasi tenaga honorer POPT/PPL ini akan menjadi agenda skala prioritas di Parlemen untuk segera dikomunikasikan dengan jajaran kementerian terkait.

"Konteks ini adalah konteks perjuangan bersama-sama, menteri harus tahu permasalahan ini dan saya akan mengutarakan hal ini kepada menteri dalam Raker di parlemen, para tenaga honorer sudah memberikan yang terbaik di bidangnya, dan tentu saja ketika terealisasi diangkat menjadi PNS, ini akan menjadi semangat baru bagi mereka untuk lebih mendedikasikan profesionalisme kinerjanya untuk negara", tutup Ono.


Penulis : Dewo
Editor : Dewo

Tag :

CURHAT RAKYAT

bupati indramayu

kapan ya bupati indramayu dipimpin oleh orang PDIP Semoga terjadi sampe jadi bupati indramayu dipimpin wong cilik PDIP

Kehilangan STNK Motor Mio

Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indramayu. Hub +62 878-8968-1083. Trimakasih.

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS KAB. INDRAMAYU

Para penyuluh agana islam di Kabupaten Indramayu mengharapkan dapat perhatian khusus dai pemkab Indramayu, para penyuluh agama islam adalah tititk awal dalam segala bidang kehidupan, bagaimana tidak merekalah yang memberikan pendidikan pengenalan huruf a

VIDEO

Lawakan Siang Sandiwara Jaya Laksana | Live Bojongslawi29/05/2018

TERBARU LAINNYA

IKLAN BARIS

Pondok Therapi THOYIBAH Mamah Endang menerima- Bekam - Pijat Refleksi dan Tradisional - Bedah Aura - Cek Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat dan Jual Jamu Rebus & Rempah. WA/HP 0877 0885 8726
Telah hilang sebuah STNK Sepeda Motor Yamaha Mio, warna hitam, No. Pol. E 2577 PAE, atas nama Acah Wiarsyah. Kehilangan terjadi di Indramayu Kota: antara Jl. Olahraga dan Prapatan DPRD Kabupaten Indr
Terima Jasa Foto/Video WA 087727733461
PK. KNPI TUKDANA MENGGALANG DANA SOSIAL PEDULI TSUNAMI BANTEN, BERSAMA ANSOR TUKDANA, REPS SUKADANA, POLSEK TUKDANA, PEMERINTAH KECAMATAN TUKDANA, LP. MAARIF BANGODUA, SMPN SATAP TUKDANA, KARANGTARUN
Jual Disinfektan dan Car Disinfektan OTOGARD Wilayah Ciayumajakuning Hub Dahlia 087827500060