Selasa, 22 Mei 2012


CUPLIK BERITA KEMARIN
» Menag: Ponpes Akan
Nasional (Sab/24/03/12)
» Bupati Indramayu, Berikan
Daerah (Sen/19/03/12)
» Rawan Bocor, Menakertrans
Sosial Politik (Kam/15/03/12)
» NasDem: Hasil Survei,
Nasional (Rab/14/03/12)
» Tutupi Kegagalan, Pemda
Daerah (Jum/09/03/12)
» Golkar: Menkumham dan
Nasional (Kam/08/03/12)
» Nyalon Gubernur
Daerah (Sel/06/03/12)
» Capres 2014, PKS
Nasional (Sab/25/02/12)
» Pemerintah Lakukan
Sosial Politik (Sab/25/02/12)
» Rakyat Diharap Tak
Nasional (Sab/25/02/12)
» Pemerintah Jamin
Sosial Politik (Jum/24/02/12)
» Majikan Melarang, 14
Sosial Politik (Kam/23/02/12)
» Indonesia Terkorup
Nasional (Rab/22/02/12)
» Program Empat Pilar
Nasional (Rab/22/02/12)
» SBY Dinilai Lebih
Nasional (Sen/20/02/12)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll



Hari ini tidak ada Voting.



 CuplikCom » Politik » Sosial Politik » Detail News
» Terbaca 478 kali
Majikan Melarang, 14 Tahun TKI Tidak Bisa Pulang
Sosial Politik :: Kamis, 23 Februari 2012 10:34

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Katimah binti Sanurih (33) warga asal Indramayu (Foto:dok.sbmi)
Cuplik.Com - Indramayu - Katimah binti Sanurih (33) warga asal Indramayu, Jawa Barat, terjebak di negara konflik Palestina. Hingga saat ini, Selama 14 tahun Katimah tidak diperbolehkan pulang ke Indonesia oleh majikannya, selain sempat dioper-oper ke berbagai majikan yang tidak bertanggungjawab, Ia juga menjadi saksi ketegangan perang Palestina-Israel.

Hal itu berdasarkan pengakuan Katimah, setelah bertahun-tahun Ia baru berhasil bisa menceritakan semua kepedihannya dan mengadukannya kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Mingran Indonesia (SBMI) Kabupaten Indramayu. "pengaduannya diterima oleh kami secara langsung melalui jejaring sosial," ungkap Ketua DPC SBMI Indramayu, Juwarih, Kamis (23/2).

Saat ini, keluarga Katimah dengan didampingi Tim Advokasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Mingran Indonesia (SBMI) Kabupaten Indramayu yang dikoordinatori oleh Jihun, rencananya akan mengadukan permasalahan ini ke pihak-pihak terkait, guna mempercepat proses kepulangan Katimah, dan menuntut pemerintah atas hak-haknya yang belum terpenuhi.

"Kami menuntut pemerintah untuk segera memulangkan Katimah sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah melindungi warganya di luar negeri. Juga menuntut agar memenuhi segala hak-haknya yang selama 14 tahun tidak dipenuhi," tegasnya.

Juwarih menjelaskan, informasi terakhir Katimah Binti Sanurih berada di Majikan bernama Ahmad Sayyad di Ramallah el Bireh ST Nables No. 39 Palestina. Selain itu, Keluarganya memohon dengan meneteskan air mata berharap anaknya pulang secepatnya, karena sudah selama 14 tahun tidak pernah ketemu.

"Mohon pulangkan anak saya pak, keluarga ingin sekali ketemu dia," kata Juwarih menirukan permohonan pihak keluarga Katimah.

Kronologis Kepedihan Katimah

Pada Aguatus 1998, Katimah binti Sanurih (33) warga Desa Balongan RT 05/02 Kec. Balongan Kab. Indramayu, Jawa Barat, Berangkat ke Jakarta dengan sponsor, berawal dari iming-iming gaji besar yang ditawarkan oleh PJTKI tanpa ada tulisan papan nama yang beralamat di dekat Hotel dan Mall Horison di Jakarta. Katimah terlebih dahulu diterbangkan ke Jordania.

Sampai di Jordan, Katimah disekap selama sebulan di rumah Iyad Mansyur yang mengaku sebagai agency Jordan. Bulan kedua Katimah sudah bekerja, namun selama empat bulan gajinya selalu diminta Iyad. Sejak itu Katimah memberontak ingin dipulangkan ke Indonesia, apalagi setelah melihat temannya asal Sumatera dua tahun tidak digaji, namun Iyad menolak dan merayu Katimah untuk dipindahkan saja ke Palestina dengan iming-iming gaji lebih besar dan majikannya baik. Ketidaktahuan Katimah akhirnya menuruti rayuan Iyad.

Pada April 1999, Iyad Mansyur menerbangkan Katimah menuju Palestina tepatnya di daerah Ramallah. Selama di Palestina Khatimah tiga kali gonta-ganti majikan.

Majikan pertama, Katimah bekerja selama tiga bulan dengan kerja yang sangat keras bahkan hanya dengan gaji 150 dolar AS per bulan (setara dengan Rp 1.350.000), akan tetapi semua kebutuhan hidupnya dibebankan pada Katimah, mulai dari makan sampai peralatan mandi. Merasa tidak sesuai apa yang dijanjikan Iyad waktu di Jordan, Katimah membrontak ke majikan, akhirnya majikan pertama membawanya ke suatu daerah bernama Quds Biet Hahinah untuk dicarikan majikan baru.

Selama 3,5 tahun bekerja di majikan yang kedua, Katimah mendapat gaji dan tidak ada permasalahan, tetapi majikannya akan pindah ke London (Inggris) disebabkan pada waktu itu kondisi Palestina-Israel dalam keadaan perang yang menegangkan. Lagi-lagi, majikannya tidak mau memulangkan Katimah ke Indonesia dengan alasan majikan tidak mau direpotkan. Sehingga dengan sangat menyedihkan, majikannya kabur tanpa sepengetahuan Katimah. Namun, rupanya majikan itu menitipkan ke supirnya untuk dicarikan majikan yang baru. Akhirnya supir tersebut menemukannya.

Bekerja dimajikan ketiga, Katimah bekerja kurang lebih 8 tahun hingga saat ini. Namun saat di majikan ketigalah Katimah baru sadar bahwa paspor yang dipegangnya ternyata bukan visa untuk bekerja.

Sehingga, paspornya diminta oleh majikan, dan sampai saat ini ketika Katimah meminta paspor untuk pulang ke Indonesia, majikannya tidak mau mau bertanggung jawab untuk mengurusnya bahkan paspor tersebut sengaja dihilangkan.

Dalam pengakuannya, majikan perempuan di Palestina itu merasa bangga punya pembantu dari Indonesia. Sehingga selama kurang lebih 12 tahun berada di Negara Palestina Katimah merasakan dan sekaligus menjadi saksi perang antara tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Sab/25/02/12 » Pemerintah Lakukan Pemerasan Sistematis Terhadap TKI
Jum/24/02/12 » Pemerintah Jamin Tak Akan Ada Lagi Hukuman
Kam/23/02/12 » Majikan Melarang, 14 Tahun TKI Tidak Bisa Pulang
Sel/07/02/12 » TKW Indramayu Pulang dalam Kondisi Cacat dan Tanpa
Sel/07/02/12 » Saat Pulang TKI Diperas, Pemerintah Buta dan Tuli
Komentar

 Berita Lainnya
» SMKN 3 Mataram Rakit 2.000
Humaniora (Sen, 21 Mei 2012 18:01)
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
950x100 bawah