Selasa, 22 Mei 2012


CUPLIK BERITA KEMARIN
» Menag: Ponpes Akan
Nasional (Sab/24/03/12)
» Bupati Indramayu, Berikan
Daerah (Sen/19/03/12)
» Rawan Bocor, Menakertrans
Sosial Politik (Kam/15/03/12)
» NasDem: Hasil Survei,
Nasional (Rab/14/03/12)
» Tutupi Kegagalan, Pemda
Daerah (Jum/09/03/12)
» Golkar: Menkumham dan
Nasional (Kam/08/03/12)
» Nyalon Gubernur
Daerah (Sel/06/03/12)
» Capres 2014, PKS
Nasional (Sab/25/02/12)
» Pemerintah Lakukan
Sosial Politik (Sab/25/02/12)
» Rakyat Diharap Tak
Nasional (Sab/25/02/12)
» Pemerintah Jamin
Sosial Politik (Jum/24/02/12)
» Majikan Melarang, 14
Sosial Politik (Kam/23/02/12)
» Indonesia Terkorup
Nasional (Rab/22/02/12)
» Program Empat Pilar
Nasional (Rab/22/02/12)
» SBY Dinilai Lebih
Nasional (Sen/20/02/12)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll



Hari ini tidak ada Voting.



 CuplikCom » Politik » Pemilu » Detail News
» Terbaca 120 kali
PPP: Kampanye Partai ke Media Harus Diatur
Pemilu :: Rabu, 9 November 2011 23:08

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Romahurmuziy, Wakil Sekjen PPP (Foto:cuplik.com/am)
Cuplik.Com - Jakarta - Dalam merevisi UU Pemilu perlu diatur penggunaan media untuk kepentingan partai di dalam dan di luar masa kampanye. Hal ini penting untuk tidak membuat media kehilangan independensinya dan mendorong terjadinya persaingan tidak sehat, ketika pemilik media terlibat aktif ke dalam politik praktis.

Hal itu diungkapkan oleh Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy, menurutnya, dalam UU Pemilu saat ini tercantum hanya maksimum iklan PSA (Public Service Advertisement) partai 10 kali per hari per TV selama masa kampanye. "Itupun pengawasannya pada pemilu 2004 dan 2009 tidak pernah dipublikasikan oleh KPU ataupun Bawaslu," ujarnya, Rabu (9/11).

Sehingga, melihat keganjalan itu, Romy -sapaan akrabnya-, menyongsong pemilu 2014 dan seterusnya, agar mengatur secara tegas terhadap media, karena media mempunyai peran penting dalam masalah tersbut.

Menurut Romy ada tiga hal penting yang harus dipertegas, pertama, maksimum banyaknya dan durasi iklan partai di berbagai media, di luar dan di dalam masa kampanye

Kedua, "mekanisme pelaporan partai kepada KPU atau Bawaslu tentang biaya iklan yang harus dibuktikan dengan 'log proof' tayangan di TV, radio, atau jenis media lainnya," jelasnya.

Kemudian yang ketigaa, Romy menjelaskan harus adanya pengawasan yang ketat dan akuntabel. "Mekanisme pengawasan dan audit oleh Bawaslu atau KPU terhadap pelaporan yang dilakukan parpol," tandasnya.[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Rab/11/04/12 » Sebagian Pasal di RUU Pemilu Dinilai Diskriminatif
Sel/10/04/12 » Golkar Tetap Pertahankan Sistem Pemilu Terbuka
Rab/23/11/11 » Golkar: RUU Pemilu Harus Diperluas, Demi Perbaikan Sistem
Rab/09/11/11 » PPP: Kampanye Partai ke Media Harus Diatur
Sel/01/11/11 » PKS Punya Syarat Jika Bahas PT di Setgab
Komentar

 Berita Lainnya
» SMKN 3 Mataram Rakit 2.000
Humaniora (Sen, 21 Mei 2012 18:01)
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
950x100 bawah