Selasa, 22 Mei 2012


CUPLIK BERITA KEMARIN
» Menag: Ponpes Akan
Nasional (Sab/24/03/12)
» Bupati Indramayu, Berikan
Daerah (Sen/19/03/12)
» Rawan Bocor, Menakertrans
Sosial Politik (Kam/15/03/12)
» NasDem: Hasil Survei,
Nasional (Rab/14/03/12)
» Tutupi Kegagalan, Pemda
Daerah (Jum/09/03/12)
» Golkar: Menkumham dan
Nasional (Kam/08/03/12)
» Nyalon Gubernur
Daerah (Sel/06/03/12)
» Capres 2014, PKS
Nasional (Sab/25/02/12)
» Pemerintah Lakukan
Sosial Politik (Sab/25/02/12)
» Rakyat Diharap Tak
Nasional (Sab/25/02/12)
» Pemerintah Jamin
Sosial Politik (Jum/24/02/12)
» Majikan Melarang, 14
Sosial Politik (Kam/23/02/12)
» Indonesia Terkorup
Nasional (Rab/22/02/12)
» Program Empat Pilar
Nasional (Rab/22/02/12)
» SBY Dinilai Lebih
Nasional (Sen/20/02/12)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll



Hari ini tidak ada Voting.



 CuplikCom » Politik » Pemilu » Detail News
» Terbaca 180 kali
Hary Tanoe Tak Bisa Jadi Ketum NasDem
Pemilu :: Kamis, 13 Oktober 2011 02:31

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Hary Tanoesoedibjo, pemilik MNC Group (Foto:bandoengnews.com)
Cuplik.Com - Jakarta - Bergabungnya pengusaha dan pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibjo ke Partai NasDem disambut hangat oleh para kadernya, namun posisinya tidak bisa menjadi Ketua Umum Partai NasDem, karena harus mengikuti mekanisme partai.

"Untuk posisi ketua umum tetap H. Patrice Rio Capella. Boleh ada pergantian tapi harus melalui mekanisme konggres dan baru akan terjadi setelah Pemilu 2014," ujar Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Ahmad Rofiq, Rabu (12/10/11).

Menurutnya Partai NasDem sangat mengharapkan kehadiran Hary Tanoe, mengenai posisi apa yang akan didapat, Rofiq mengungkapkan bahwa akan dibicarakan sesuai dengan porsinya.

"Kalo bergabung sungguhan tentu ini menambah vitamin bagi NasDem. Saya semakin tidak sabar menunggu menjadi kenyataan. Semua akan dibicarakan sesuai dengan porsi masing-masing," katanya.

Selain itu, meskipun Hary Tanoesoedibjo adalah pengusaha besar, namun Ia tetap harus mengikuti mekanisme Partai NasDem, dan Rafiq menilai keinginan Hary Tanoe bergabung bukanlah atas dasar jabatan tetapi pengabdian politik yang melihat kondisi saat ini tidak menentu.

"Ya pasti begitu (sesuai mekanisme Partai). Tapi saya yakin yang dicari Tanoe bukan jabatan, tapi pilihan politik pengabdian. Ada kegelisahan tentang situasi kebangsaan yang tak kunjung membaik, malah menurun," pungkasnya.[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Rab/14/03/12 » NasDem: Hasil Survei, Cerminan Persepsi Rakyat
Kam/05/01/12 » NasDem Akan Berkoalisi dengan Partai Pro Perubahan
Sel/15/11/11 » Pria Cacat, Rela Berjalan Kaki Demi NasDem
Sel/15/11/11 » DPP NasDem Sambut Dua Pejalan Kaki Jateng-Jakarta
Jum/11/11/11 » Lolos Verifikasi, NasDem Sambut Gembira
Komentar

 Berita Lainnya
» SMKN 3 Mataram Rakit 2.000
Humaniora (Sen, 21 Mei 2012 18:01)
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
950x100 bawah