Selasa, 22 Mei 2012


Cuplik Berita Kemarin
» Polres Indramayu Imbau
(Sen/16/04/12)
» Gempa 8,5 SR
(Rab/11/04/12)
» Unik, Urin Dijadikan
(Sen/09/04/12)
» Manfaat Pupuk dari
(Ming/08/04/12)
» Tiket KA di
(Ming/08/04/12)
» Akibat Cuaca Buruk
(Sen/02/04/12)
» Pengusaha Bata
(Sen/02/04/12)
» Pembeli Gabah Tebasan
(Ming/01/04/12)
» Unik, Air Seni
(Sab/31/03/12)
» Daftar Kerusakan Pasca
(Jum/30/03/12)
» Para Penimbun BBM
(Kam/29/03/12)
» Muslimah HTI Berunjuk
(Rab/28/03/12)
» Buruh Akan Duduki
(Rab/28/03/12)
» Jakarta Dikepung Aksi
(Sel/27/03/12)
» Buruh Penderep Babak
(Sen/26/03/12)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Diberitakan bahwa pergeseran tata surya akan terjadi di tahun 2012 dan akan mengancam keberadaan Bumi.

Menurut anda, percayakah akan terjadi kiamat di tahun 2012?
   
Sangat percaya
Percaya
Tidak percaya
Sangat tidak percaya
Tidak tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Peristiwa » Detail News
» Terbaca 107 kali
Ribuan Aparat Desa Melakukan Konvoi
Jum'at, 13 Januari 2012 08:23
Posted By Muhammad Robidin - CuplikCom
Share |
Ilustrasi, Lebih dari seribu aparat desa yang berasal dari wilayah Kabupaten Subang dan Indramayu melakukan konvoi di jalur pantai utara (pantura). (Foto:photobucket.com)
Cuplik.Com - Subang - Lebih dari seribu aparat desa yang berasal dari wilayah Kabupaten Subang dan Indramayu melakukan konvoi di jalur pantai utara (pantura). Mereka berencana ikut berpartisipasi berangkat ke Jakarta dan bergabung dengan aparat desa lainnya yang datang dari berbagai provinsi, Kamis (12/1).

Rombongan aparat desa asal Kabupaten Subang sejak pagi sudah terlihat di wilayah Subang Kota, bergerombol berkendaraan sepeda motor dan roda 4 menuju Pamanukan. Sekitar pukul 09.00 WIB, mereka pun bergerak ke daerah Eretan, Kabupaten Indramayu dan bergabung dengan aparat desa di sana. Konvoi pun berlanjut hingga Sukra, dan kembali ke wilayah Subang serta berkumpul di Pusakanagara. Tentu saja aksi ini mendapat pengawalan dari petugas dua institusi polres, yaitu Polres Indramayu dan Polres Subang.

Sepanjang konvoi, para aparat desa ada yang membawa poster atau spanduk yang mendukung rekan-rekannya yang telah berada di Jakarta. Meski arus lalu lintas jalur pantura sempat macet, namun tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Konvoi yang mereka lakukan adalah konvoi damai, terbukti dengan tidak adanya kecelakaan lalu lintas di jalur pantura tersebut. Semua peserta konvoi mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan yang mereka lewati.

"Memang rencana semula, kami akan bergabung di Jakarta bersama Persatuan Rakyat Nusantara (Parade Nusantara), namun akhirnya dibatalkan dan dianggap cukup berpartisipasi meramaikan jalur pantura yang merupakan jalan utama Jakarta-Cirebon," kata Koordinator Lapangan, Sudihartono yang juga Kades Pamanukan didampingi relawan, Asep yang ditemui usai melakukan aksi hingga untuk beberapa saat dan titik memacetkan jalur.

"Ah tidak juga, karena kita jauh sebelumnya berkoordinasi dengan kapolres dan buktinya terus dikawal," ujarnya.

Dia menyebutkan, aksinya kali ini bukan ingin mendapat perhatian dari masyarakat atau sebaliknya, tetapi ingin berpartisipasi dalam meningkatkan perbaikan kesejahteraan aparatur desa dan mengembalikan masa jabatan kepala desa menjadi 8 tahun. Di samping adanya alokasi anggaran 10% dari APBN untuk pambangunan kepentingan masyarakat desa.

"Tidak hanya itu, periode jabatan kepala desa tidak dibatasi sepanjang masih diakui untuk mencalonkan kembali. Masa pensiun kepala desa menjadi 65 tahun serta aparatur desa dengan memberikan honor yang disesuaikan dengan UMR," jelas Sudihartono dan tuntutan seluruh aparat desa ini didasarkan beban kerja yang cukup berat, terutama menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung.

Para aparat desa tersebut mengharapkan, agar semua tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah bisa dikabulkan dan terwujud. Hal itu, mereka lakukan semata-mata demi perbaikan pelayanan kepada publik dan meningkatkan kinerja aparat desa.

Rombongan yang dikawal ketat aparat kepolisian ini sekitar pukul 15.00 WIB mulai berkurang dan akhirnya membubarkan diri kembali ke tempatnya masing-masing. [gmd/mr].
Share |
 Berita Terkait
Jum/13/01/12 » Ribuan Aparat Desa Melakukan Konvoi
Komentar

 Berita Lainnya
» SMKN 3 Mataram Rakit 2.000
Humaniora (Sen, 21 Mei 2012 18:01)
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)