Bona 'Gayus' Paputungan saat hadir di acara bedah buku 'Pilpres, Presiden Abal-Abal; Republik Amburadul' di Gedung DPD RI 25 Okt 2011. (Foto:cuplik.com/am)
Cuplik.Com - Jakarta - Bona Gayus Paputungan yang tenar akibat hitsnya Andai Aku Jadi Gayus masih terus membuat lagu-lagu sosial hingga saat ini, bahkan sudah menerbitkan satu album perdananya bertajuk 'Kebebasan'.
Hal itu dingkapkan saat mengisi di acara bedah buku "Pilpres, Presiden Abal-Abal; Republik Amburadul" di Gedung DPD RI, Selasa (25/10/11). Bona menyanyikan dalam acara itu salah satu lagu hitsnya "Tangisan Rakyat" di album tersebut.
"Lagu ini harapannya bisa nyampe ke telinga yang merasa (pemerintah), bisa memberikan motivasi untuk teman yag melakukan perjuangan seperti ini (sambil menunjuk ke acara bedah buku itu)," ujar Bona saat ditanya apa harapannya atas lagu yang dinyanyikan.
Lagu tersebut sebagian besar mewakili isi dari buku tersebut yang bercerita tentang rintihan rakyat kecil yang menggantungkan nasibnya pada pemerintah dan lambannya penegakkan hukum di masa pemerintah SBY, seperti Century, Nazaruddin, wisma Atlet dan kasus-kasus lainnya yang tak terungkap tuntas.
Selain itu Bona juga mengaku sudah menerbitkan album perdananya, namun tidak termasuk lagu "Andai Aku Jadi Gayus" dan "Nyanyian Nazaruddin", Dia mengaku lagu tersebut di-indie-kan.
"Iya saya sudah buat album bertajuk 'Kebebasan' di Label sejak tiga bulan lalu, tapi belum launching, masih ada kendala di produksi," ujarnya.
Bona menjelaskan beberapa judul lagu dalam album tersebut, yakni: Markus, Tangisan Rakyat, Andai Aku Bisa Bebas, Cobaan Hidup, Ibu Maafkan Aku, Gedung Impian, Macet, dan Pahlawan Devisa.
Sementara aktivitas Bona saat ini masih sering mengisi di acara-acara sosial seperti di kampus-kampus dan kegiatan-kegiatan bertemakan sosial.
"Lebih fokus saya di kegiatan-kegiatan sosial dan kampus-kampus. Saya tidak memikirkan budgetnya berapa, karena ini kegiatan sosial," tandasnya. [am/mr].