 | | (Foto:) |
Musik FADE IN,lampu FADE IN,perempuan menarari,seorang protokol masuk
PROTOKOL Upacara siap dilaksanakan,pemimpin upacara memasuki lapangan upacara
Pemimpin upacara masuk
PROTOKOL Laporan pemimpin upacara
Pemimpin upacara bergerak dan melaporkan bahwa upacara akan sgera dimulai
PEMIMPIN UPACARA Lapor upacara siap dilaksanakan laporan selesai
PROTOKOL Pembacaan dan penghayatan pancasila
Pembaca pancasila masuk dan membacakannya
PANCASILA Pancasila Satu ketuhanan yang maha esa,dua kemanusiaan yang adil dan beradab,tiga,persatuan Indonesia,empat kerakyatan yang dipinpin oleh hikmah kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan,lima,keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
Lampu FADE OUT,lampu FADE IN,musik suasana FADE INbebrapa waktu kemudian musik FADE OT,orang berduyun-duyun sambil menepukan tangannya terdengar komposisi bunyi dari tepukan tangan orang-orang,orang-orang meneruskannya dengan pose-pose.dan menjadi koor dalam setiap pose-posenya
KOOR Siang dan malamku adalah perih ,saat malamkami gelisah menanti pagi dengan harapan serta doa saat bermimpi, siang dan malamki adalah mimpi sebab padi menunggu kami
KOOR kami adalah gemuruh dari ombak yang siap menerjang kami adalah riuh saat bernyanyi seperti ombak yang siap menerjang karang ditengah lautan kami selalu menghitung hari bersama ikan-ikan yang siap penuhi perahu kami dan kami akan pulang besok pagi.
KOOR Janjimu adalah harapan Dari siangny sampai malam datang Janjimu tak kunjung datang Hngga kami merintih disudut-sudut jalan
KOOR Orang-orang berjalan menng hampiri harapan,lalu kembali pulang dan brcermin pada sbuah keadaan lalu mrintih
PEREMPUAN Mataharidan rembulan menari terangi tanah dan samudra Tarikan tarian sunyi Lengkapi hidup kami ditengah rintih yang sakiti kami Siang dan malam selalu datang Lenkapi hidup Seperti juga hitam dan putihnya Yang selalu ada dan sempurna Tapi hari ini Bumi dan tanah kami Merintih pedih Hingga malamnya adalah kelam Dan siangnya menjelma kekerasan
Manusia berlayar bergerak berteriak dlam harapan ditengah kesakitan
MANUSIA BERLAYAR Bu mana jaringku dan kamu nak pergilah sekolah biar aku yang berlayar bu mana jaringku biar aku yang berlayar meminta pada tuhan agar ikan mendekat dan masuk pada jaringku bu mana jaringku biar kugendong dan kukayuh perahuku sebab solar tak mampu lagi kita beli dan biarlah keringat ini kering diserap matahari nak katanya samudra kita luas pasti banyak ikannya tapi apakah kita masih bisa berlayar mencari nafkah dinegri yang kita sebut Indonesia ini
Orang orang kembali berjalan menuju harapan lalu melinkar dalam doa,semakin cepet,semakin cepat,semakin cepat dan sampailah pada keriuhan yang lahirkan kekacauan caos dan berhenti tapi tak mati, Lampu BLACK OUT,anak-anak datang gambarkan masa yang akan datang bermain dan tiba-tiba terlelap dan terjebak pada jaman hingga asing di negeri sendiri
Musik FADE IN suasana asing.
ANAK SATU (Bangun dari tidurnya) aduh kita dimana ya?
ANAK DUA (bangun dri tidurnya)iya ya,kita dimana?
ANAK SATU Ini Indonesia kan?
ANAK DUA Bukan,ini seperti amerika
ANAK SATU Aduh aku lapar bu aku lapar,buuuu aku lapar.
Anak satu menjelma menjadi seorang perempuan jelmaan harapan
HARAPAN Aku adalah nyawa Dan hidup berkat tuhan Lewat tanah bersama padi kami bermimpi Berada disebuah negeri tanpa ngeri yang mengancam setiap hari Aku adalah nyawa Yang pedih juka nanti tanah tak subur lagi Jika nanti padi terganti roti Tak ada lagi nasi Hingga kami pedih,sedih,dan sunyi Aku adalah petani Yang setiap hari bermimpi Berkati harapan agar padi tak inpor lagi Aku sepi Jika padi tak ada lagi di tanah kami Dan dengarlah jeritku ini
Harapan kembli menjelam menjadi seorang anak Satu
ANAK SATU Bu aku lapar..Bu aku lapar
Datang amarah dan berteriak gerah
AMARAH Berhentilah kau jahanam,berhentilah kau jajah tanahku dengan beribu caramu Berentilah jahanam,berhentilah kau jajah tanahku dengan beribu caramu Berhentilah jahanam,berhentilah kau jajah tanahku dengan beribu caramu Berhentilah jahanam,berhentilah kau jajah tanahku dengn bribu caramu
Seorang pembawa kabar datang dan berlari-lari sebab kabar harus segera sampai dan dn harapan harus segera diwujudkan Lalu semangat segera dikobarkan agar semua selamat dari penjajahan
SEMANGAT Telah kutanamkan bendera didadaku bersama merah darah kuimpikan ketenangan Telah kutanamkan bendera didaaku bersama merah darah kuimpikan ketenangan Telah kutanamkan berndera didadakau bersama merah darah kuimpikan ketenangan Telah kutanamkan bendera didadaku bersama merah darah kuimpikan ketenangan
Anak kecil menjelma menjadi kebosanan dan berteriak jera
JERA Aku muak tersiks dalam perangkapmu
Pembawa kabar berteriak sampaikan kabarnya lalu kembali berlari. PEMBAWA KABAR Kita sedang koma
Tia-tiba datang kekecewaan dari sbuah janji yang telah lama dinantikan dengan harapan dan kemarahan tanyakan ketegasan
KECEWA Dia lapar Memohon bernapas pada karang dan cadas Mereka menutup mata saat pagi datang Dia lapar Saat turun kebawah cangkul merekah Inikah sejahtera yang terjajnjikan? Dia masih tetap lapar Dan tak pernah tahu Sebab peristiwanya ksat mata Dia anak tanah yang melahirkan padi tapi sering berjumpa sedih Hanya banjir air keruh Hingga nak,bapa,ibu,dan cucunya menuai pedih dari caramu yang mengundang keluh yang rusuh Ditanah telah terlahir rusuh Hingga lulmut-lumutpun enggan mengembang Dia masih tetap meringis Mengeluh perut perih bersama nyanyian tangis anaknya yang bengis Menanti padi mengembang kembali
Pembawa kabar kembali berteriak kembali PEMBAWA KABAR Kita sedang koma,semua tiarap
Semangat berkobar tertancap pada setiap orang lalu menjelma menjadi gumaman
KOOR Telah kutanamkan bendera didadaku bersama merah darh kuimpikan ketenangan
Kecewa menjawab dengan kemarahan
KECEWA Disisni kami telah menghilang
Orang-orang bergerak membawa semangat perlahan mencoba menancapkan kemarahan agar menjadi sebuah perlawanan.suara kaki-kaki bergemuruh,hentakan-hentakan prjalanan pancing semangat juang
PEREMPUAN Padi kami telah mongering
LELAKI Tak ada lagi benih harapan kami
Lampu BLACK OUT,lampu fade in,musik FADE IN suasana perang,perlawan dilakukan Lalulalang orang siaga lalu berlarian,aksi reaksi orang-orang dilakukan melawan,kalah menang,lalu serentak besamaan menyerang dan diserang,dan tiba-tiba berhenti.lampu BLACK OUT Lampu FADE IN sebuah berita disiarkan terlihat kabar-kabar,terlihat kehidupan,kesibukan,dan keresahan.lampu FADE OUT. Lampu FADE INupacara dilakukan bendera dinaikan suasana sunyi,bendera naik setengah tiang penghormatan dilakukan.musik FADE IN datang orang-orang bernyanyi kabarkan tentang sebuah tanah atau negeri yang sedang koma.lampu FADE OUT. Selesai... Dipentaskan dalam: Gelar Kesenian Rakyat (GKR) IV "Tanah Koma" pada 26 Juli 2008 di Alun-alun Indramayu Diselenggarakan oleh: Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Indramayu (KAPMI) D.I. Yogyakarta Naskah: Yopi, Hary, Almax
[Teater Kerikil Jogja/].
|