Minggu, 20 Mei 2012


CUPLIK BERITA KEMARIN
» 7 Icons Rilis
Musik (Kam/22/12/11)
» Kantata Barock Kenang
Musik (Rab/21/12/11)
» dBagindas Rilis
Musik (Kam/15/12/11)
» Trio Macan Akhirnya
Musik (Sel/13/12/11)
» Tantri 'Kotak' Siap
Musik (Rab/07/12/11)
» Tiket Konser Rod
Musik (Rab/07/12/11)
» SNSD Garap Album
Musik (Sel/06/12/11)
» Benarkah Ini Aku
Sastra (Sen/28/11/11)
» The Fly Kembali
Musik (Rab/23/11/11)
» Massa 33 Boomerang,
Musik (Jum/28/10/11)
» Bona Gayus Masih
Musik (Rab/26/10/11)
» Dhani: Pengganti Once
Musik (Sel/25/10/11)
» The Brandals Dipuji
Musik (Rab/19/10/11)
» 3 Man-Tra, Boyband
Musik (Rab/19/10/11)
» Ivan Back To
Musik (Sab/08/10/11)
» Band The Pain
Musik (Sel/20/09/11)
» Krisyanto Back
Musik (Kam/15/09/11)
» Utha Likumahua Menghadap
Musik (Sel/13/09/11)
» Anjasmara Sedang
Film (Sen/12/09/11)
» Heboh! Album Super
Musik (Sen/12/09/11)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll



Hari ini tidak ada Voting.



 CuplikCom » Kesenian » Teater » Detail News
» Terbaca 2963 kali
Abstraksi Tanah Koma
Teater :: Sabtu, 24 Januari 2009 02:58

Posted By - CuplikCom
Share |
(Foto:)
Cuplik.com - Sebuah negara yang subur, mempunyai SDA yang kaya dan penuh dengan beraneka ragam budaya, sangatlah mungkin berpotensi menjadi negara yang kaya raya, makmur dan sentosa. Tapi mungkin itu hanyalah sebuah obsesi yang bisa terjadi hanya dalam mimpi belaka. Kondisi negara yang semrawut, dan sistem pemerintahan yang abu-abu dan setengah-setengah, menjadikan bangsa ini hilang identitasnya. Di tengah arus globalisasi dan pesatnya tehnologi, bangsa ini masih berputat mengurusi masalah internal, masalah identitas diri dan konflik-konflik internal yang merajalela. Dapat dikatakan bahwa negara kita sedang “koma” kritis diambang kehancuran…….
Persoalan budaya lokal (khususnya Indramayu) yang selalu ditinggal dan bahkan dikikis oleh budaya-budaya asing yang berakibat fatal bagi paradigma masyarakat yang menganggap bahwa kebudayaan sendiri itu lemah dan melahirkan pola pikir pragmatis, konsumtif dan hedonis. Kesenian misalnya; yang sampai saat ini kesenian asli Indramayu telah hilang terkikis oleh datangnya budaya baru dari luar yang tanpa filter dan tidak dimaknai sebagai akulturasi budaya yang positif, justru cenderung lahap menyantap budaya tersebut.

Pemerintah (Indramayu) dalam hal ini sebagai pengatur sistem telah asyik memanfaatkan kondisi yang ada, sehingga hanya memihak pada kepentingan individu birokrasi tanpa mengedepankan kebutuhan-kebutuhan rakyat. Sebut saja persoalan petani; irigasi yang tidak dipedulikan, pupuk mahal, para tengkulak nakal, dan kebijakan-kebijakan pemerintah yang apriori dan terkesan membisu dan tak berpihak. Persoalan nelayan yang terpaksa memancing di air keruh yang sudah tercemar oleh limbah-limbah industri, BBM yang melambung tinggi, para pemilik modal atau pemilik kapal yang sewenang-wenang, menimbulkan banyak konflik dan melahirkan karakter nelayan yang liar yang merusak lingkungan lautnya demi terhindar dari ketertindasan. Namun sisi lain pemerintah lagi-lagi diam dan malah memanfaatkan para kaum kapitalis untuk mendapatkan upeti yang besar. Tentang buruh, kebijakannya yang semakin mencekik rakyat dengan upahnya yang minim dan sistem kontrak yang membuat rakyat kehilangan pekerjaan, dan jaminan buruh yang tidak pasti, semakin kuatnya kapitalisme merajalela dan mengelabuhi birokrasi untuk menjadi anjing penjaganya. Sistem pendidikan yang seolah-olah menciptakan robot-robot perusahaan dan membunuh semua gerak kreatifitas rakyat telah bersekongkol antara pemerintah dan kaum kapitalisme tanpa disadari.

Semua itu adalah kondisi kritis yang selama ini kita tidak sadar dan memang kita sengaja tidak disadarkan oleh sistem pemerintah dan kuatnya Kapitalisme, inilah sebenarnya muara dari persoalan-persoalan yang ada di tanah kita ini, di negeri ini.[IG/].
Share |
 Berita Terkait
Ming/25/01/09 » Tanah atau Negeri yang "Koma"
Sab/24/01/09 » Abstraksi Tanah Koma
Komentar

 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
950x100 bawah