Selasa, 25 Juli 2017


Cuplik Berita Kemarin
» Foto Anjing Selamatkan
(Ming/01/11/15)
» Kapal Perang AS,
(Sel/30/12/14)
» Rusia Tantang Amerika
(Kam/27/03/14)
» Barat Akan Serang
(Rab/28/08/13)
» Pimpinan Tertinggi Ikhwanul
(Sel/20/08/13)
» Intelijen: Al-Qaeda
(Sen/19/08/13)
» Inilah Kesaksian Jurnalis
(Kam/15/08/13)
» Lagi, Puluhan Pro-Mursi
(Rab/14/08/13)
» Situasi Anti-Islam di
(Sel/06/08/13)
» Para Pemimpinan Ikhwanul
(Sen/05/08/13)
» Iran-Kuba Perluas
(Ming/04/08/13)
» Pemerintah Mesir
(Jum/02/08/13)
» Zahir Khan :
(Sel/30/07/13)
» Jenderal al-Sisi: Hubungan
(Sel/30/07/13)
» Penguasa Militer Mesir
(Sen/29/07/13)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Melihat konflik yang sering terjadi di belahan Dunia,

Menurut Anda, Mungkinkah Akan Terjadi Perang Dunia ke-III?
   
Sangat Mungkin
Mungkin
Tidak Mungkin
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Internasional » Detail News
» Terbaca 212 kali
Korea Utara Kembali Tolak Sanksi PBB Terbaru
Senin, 5 Juni 2017 15:32
Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Presiden Korea Utara, Kim Jong Un (Foto:reuters)
Cuplik.Com -  Seoul - Korea Utara menolak dengan tegas sanksi PBB terbaru terhadap negaranya, pasalnya hal itu dianggap sebagai sebuah "tindakan bermusuhan". Korut tetap berencana akan lanjutkan kembangkan senjata nuklir untuk mempertahankan negaranya, dan akan terus melakukan perjuangan menuju kemenangan.

"Korea utara akan melanjutkan pengembangan senjata nuklir tanpa penundaan," kata juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara, sebagaimana dilansir reuters (4/6/17).

Sanksi yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB, pada Jumat (2/6/17) lalu tersebut memperluas sanksi yang diberikan kepada Korea Utara setelah tes rudal kembali dilakukan. Sanksi tersebut mengacu pada resolusi pertama yang disepakati oleh Amerika Serikat dan satu-satunya sekutu utama Pyongyang, Cina, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai menjabat.

Menurut juru bicara kementerian luar negeri Korea Utara yang disiarkan langsung oleh kantor berita resmi negara tersebut, KCNA mengabarkan, resolusi sanksi yang dikeluarkan PBB dinilai sebagai tindakan bermusuhan yang licik dengan tujuan untuk membatasi kekuatan nuklir RRDK (Republik Rakyat Demokratik Korea), pelucutan senjata dan upaya untuk melemahkan pasokan energi.

"Apapun sanksi dan tekanan yang mungkin terjadi, kami tidak akan bergeming untuk membangun kekuatan nuklir guna mempertahankan kedaulatan negara dan hak atas eksistensi nasional serta akan bergerak maju menuju kemenangan terakhir," kata juru bicara tersebut.

Penolakan Korea Utara tidak kali ini saja terjadi, seperti pada 2006 semua resolusi Dewan Keamanan PBB ketika melakukan uji coba nuklir pertamanya pun ditolak, resolusi tersebut dinilai secara langsung melanggar hak kedaulatannya untuk membela diri.

Korut menganggap Amerika Serikat telah berjuang untuk memperlambat program nuklir dan rudal Korea Utara, yang telah menjadi prioritas keamanan mengingat sumpah Pyongyang untuk mengembangkan rudal nuclear-tipped yang mampu mencapai daratan A.S.

Oleh karenanya, pada awal pemerintahannya, Trump telah menekan Cina secara agresif untuk mengendalikan Korut, dengan memperingatkan bahwa segala tindakan akan dilakukan jika Pyongyang bertahan dengan pembangunan nuklir dan misilnya.

Di sisi lain, Korea Utara menilai Amerika Serikat dan Cina berlaku curang karena "menetapkan dan menegakkan" resolusi sanksi di Dewan Keamanan PBB untuk kepentingan mereka sendiri.

[Frenky/wo].
Share |
 Berita Terkait
Sen/05/06/17 » Korea Utara Kembali Tolak Sanksi PBB Terbaru
Kam/18/04/13 » Perundingan Korut-AS Terkait Pelucutan Senjata Nuklir Gagal
Sen/17/01/11 » Jepang & Korsel Desak Korut Tegas Soal Nuklir
Sen/07/09/09 » AS Hanya Ingin Dialog 6 Pihak, Soal Nuklir
Ming/16/08/09 » Korut Ancam AS dan Korsel
Komentar

 Berita Lainnya
» Street art-KOTI Peringati Hari Anak,
Peristiwa (Sel, 25 Jul 2017 08:55)
» Malam Ini, Ayu Wandira Wakil
Humaniora (Sen, 24 Jul 2017 14:30)
» Ridwan Kamil Temui Warga di
Politik (Sen, 24 Jul 2017 12:42)
» Berdayakan Umat, SMK NU
Humaniora (Sen, 24 Jul 2017 11:59)
» Beras Subsidi Disulap Premium Oleh
Ekonomi (Sen, 24 Jul 2017 09:00)
» Hadapi Jabar 2018, H Tauhid:
Politik (Ming, 23 Jul 2017 14:28)
» Lsm Gestamor Kecewa, PT. Besmindo
Peristiwa (Sab, 22 Jul 2017 15:01)
» Ayu Barbie, Warga Patrol Bakal
Humaniora (Jum, 21 Jul 2017 19:40)
» Diduga Serangan Jantung, Tukang Becak
Peristiwa (Jum, 21 Jul 2017 16:12)
» Hakim Bongkar Catatan Bagi Duit
Hukum (Kam, 20 Jul 2017 11:48)
» Nanti Malam!! Ayu Dermayu Tampil
Humaniora (Kam, 20 Jul 2017 09:52)
» KPK Diminta Turun Awasi Pembangunan
Peristiwa (Sen, 17 Jul 2017 16:10)
» Wakili Indramayu, Ayu Dermayu Siap
Humaniora (Sen, 17 Jul 2017 10:22)
» Pekerjaan Betonisasi Tulungagung-Ciranggong Diduga
Peristiwa (Sab, 15 Jul 2017 15:16)
» Ketua Umum Golkar Diperiksa KPK
Hukum (Sab, 15 Jul 2017 10:37)
950x100 bawah