Minggu, 20 Mei 2012


Cuplik Berita Kemarin
» Gara-gara Bom,
(Sen/06/02/12)
» Mobil Bekas Obama
(Jum/03/02/12)
» Satu Tahun Revolusi
(Sel/24/01/12)
» Kampung Halaman Presiden
(Ming/22/01/12)
» Oposisi Suriah Minta
(Ming/22/01/12)
» Al Qardhawi Tetap
(Rab/18/01/12)
» Jurnalis Prancis Tewas,
(Jum/13/01/12)
» Karikatur Hina
(Sen/09/01/12)
» Kampanye Presiden Taiwan
(Sen/09/01/12)
» Turki dan Iran
(Jum/06/01/12)
» Bangladesh Terapkan
(Sel/03/01/12)
» Putin Hanya Digaji
(Jum/23/12/11)
» Rusia Ciptakan Rudal
(Ming/18/12/11)
» Rusia Pertanyakan AS
(Jum/16/12/11)
» Jenderal Militer Suriah
(Rab/14/12/11)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll

Melihat konflik yang sering terjadi di belahan Dunia,

Menurut Anda, Mungkinkah Akan Terjadi Perang Dunia ke-III?
   
Sangat Mungkin
Mungkin
Tidak Mungkin
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Internasional » Detail News
» Terbaca 122 kali
Jurnalis Prancis Tewas, Suriah Menolak Tanggung Jawab
Jum'at, 13 Januari 2012 13:45
Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
Aksi solidaritas menuntut kematian wartawan asal Prancis di Suriah (Foto:freemedia.at)
Cuplik.Com - Damaskus, Suriah - Kecaman keras atas pembunuhan wartawan asing itu terus bedatangan ke rezim Presiden Bashar al-Assad, namun Bashar menolak bertanggung jawab. Insiden tersebut menurut pemerintah Suriah akibat ulah teroris yang tergabung dalam demonstrasi menentang pemerintah.

Kematian ini, untuk pertama kalinya seorang jurnalis asing tewas di Suriah pada Rabu (11/1). Jurnalis (juru kamera TV) asal Perancis tersebut bernama Jacquet Gilles.

Uni Europa dalam pernyataannya, mendesak pemerintah Suriah bertanggung jawab atas tewasnya jurnalis tersebut. "Damaskus harus mengamankan keselamatan jurnalis yang bekerja di Suriah".

Kematian jurnalis itu membuat berang pihak Prancis, cibiran keras datang dari jaringan televisi Prancis. Pihak prancis mendesak Suriah untuk menyediakan keamanan bagi pekerjaan kewartawanan.

Duta besar Prancis di Suriah, Eric Chavalier kemudian mengunjungi jenazah Jacquet di rumah sakit kota Homs.

Sebelumnya, Jacquet (43 tahun), yang bekerja di stasiun "Frans 2" dibunuh oleh peluru mortir yang mendarat di kota Homs, dan melukai kameramen Belgia, Steven Wassenaar, serta lebih dari 16 warga Suriah terluka, empat diantaranya kritis.

"Jacquet telah bekerja di Afghanistan, Jalur Gaza,Kongo, Irak dan Yaman dan baru-baru ini bekerja untuk program investigasi berjudul "Utusan Khusus" yang disiarkan di layar saluran II Perancis." Kisah Organisasi Reporters Without Borders mengenai karir Jacquet. [wiyanto/wo].
Share |
 Berita Terkait
Sab/25/02/12 » Konferensi Rakyat Suriah Tuntut Hukuman Rezim Basyar
Ming/22/01/12 » Oposisi Suriah Minta Perpanjang Pengamat Liga Arab
Jum/13/01/12 » Jurnalis Prancis Tewas, Suriah Menolak Tanggung Jawab
Rab/14/12/11 » Jenderal Militer Suriah Tewas Oleh Pasukan Bersenjata
Sel/13/12/11 » Menlu Rusia Desak Suriah Tandatangani Liga Arab
Komentar

 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Unik, Upacara Wisuda Diselingi Aksi
Humaniora (Kam, 17 Mei 2012 10:31)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
950x100 bawah