Jumat, 28 Juli 2017


CUPLIK BERITA KEMARIN
» Ujian Nasional Berbasis
Pendidikan (Sel/07/02/17)
» Pendidikan Berkarakter
Pendidikan (Sel/07/02/17)
» Lima Qori Tuna
Pendidikan (Ming/29/05/16)
» Dayak Losarang Jadi
Budaya (Kam/19/05/16)
» TBM Lentera Hati
Pendidikan (Ming/20/03/16)
» Maraknya Pungli di
Pendidikan (Sab/10/10/15)
» Pungutan Liar Merajalela,
Pendidikan (Rab/07/10/15)
» Politik Dinasti Indramayu
Pendidikan (Sab/03/10/15)
» Reses Di Karangampel,
Pendidikan (Rab/30/09/15)
» Daftar Nama Perguruan
Pendidikan (Rab/30/09/15)
» Dosen Tidak Boleh
Pendidikan (Jum/25/09/15)
» Ketua Kwarda Jabar
Pendidikan (Kam/13/08/15)
» Ramadhan, Rumah
Agama (Rab/17/06/15)
» SMAN 1 Susukan
Pendidikan (Kam/14/05/15)
» Ruswa: Gerakan Sadar
Pendidikan (Ming/03/05/15)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll
Banyak aliran-aliran yang muncul akibat berbagai macam penafsiran atas suatu teks kegamaan, dan itu adalah merupakan kebebasan dalam berkeyakinan, Menurut anda, Apa yang harus dilakukan atas munculnya aliran-aliran baru?
   
Didukung
Dibiarkan
Diberantas
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Humaniora » Agama » Detail News
» Terbaca 301 kali
KH Husein Muhammad: Berkorupsi Itu Kafir
Agama :: Rabu, 15 Maret 2017 14:17

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
KH Husein Muhammad (Foto:cuplikcom/ist)
Cuplik.Com - Cirebon - Maraknya kasus korupsi di Indonesia, salah satunya kasus korupsi E-KTP, mengundang komentar banyak pihak, salah satunya ulama moderat Indonesia, KH Husein Muhammad, Ia menanggapi bahwa praktik korupsi yang dilakukan oleh orang yang beragama merupakan kafir nikmat.

"Ya, mereka kafir nikmat. Mereka mengingkari nikmat Allah, menyalahgunakannya, berbuat zalim, melakukan dosa besar, menyakiti rakyat, dan mengotori (menista) agama. Tuhan pasti akan menghukum mereka, di sini atau nanti," ujarnya dalam akun medsos yang diunggah pada Jumat (10/3/17) pukul 17.15 WIB.

Hal itu diungkapkan atas penyikapannya akhir-akhir ini yang marak terkait dugaan kasus korupsi E-KTP yang melibatkan banyak tokoh.

Kiai yang jadi salah satu pengasuh Ponpes Dar Al Tauhid Arjawinangun Cirebon ini menjelaskan, agama tidak selamanya menjadikan orang menjadi baik, namun moral individulah yang menentukan apakah orang itu melakukan tindakan baik atau tidak. 

"Agama ternyata tidak mempengaruhi orang menjadi baik. Aku pikir tanpa agama juga orang bisa menjadi baik, bukankah begitu?" katanya.

iIa menegaskan, agama selalu hadir untuk membuat orang atau manusia menjadi baik, saleh, menjauhi yang diharamkan Tuhan, antara lain korupsi, meninggalkan keburukan, memerintahkan rendah hati, kasih sayang kepada sesama, menolong yang lemah, menganjurkan sedekah, dan lain-lain. 

"Jika ada orang beragama melakukan sebaliknya, maka dia tidak menjalankan ajaran agama. Hatinya gelap, mengabaikan Tuhan," pungkasnya.
 
 
[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Rab/15/03/17 » KH Husein Muhammad: Berkorupsi Itu Kafir
Sel/14/03/17 » Film Pejuang Santri: Kiai Abbas Buntet, Ulama NU
Kam/02/04/15 » Perbedaan Kalimat Innalillahi dan RIP
Ming/07/02/10 » Gelar Doa Lintas Agama, Mengenang Para Putra Bangsa
Jum/31/07/09 » Unik, Mengaku Dirinya Sebagai Isa Al Masih
Komentar

 Berita Lainnya
» HUT Ke 3, KFC Bakal
Kesenian (Kam, 27 Jul 2017 11:42)
» Warga Geram, Jam 11 Siang
Peristiwa (Sel, 25 Jul 2017 20:25)
» GNPK-RI dan Gestamor Sepakat
Peristiwa (Sel, 25 Jul 2017 18:14)
» Street art-KOTI Peringati Hari Anak,
Peristiwa (Sel, 25 Jul 2017 08:55)
» Ridwan Kamil Temui Warga di
Politik (Sen, 24 Jul 2017 12:42)
» Beras Subsidi Disulap Premium Oleh
Ekonomi (Sen, 24 Jul 2017 09:00)
» Hadapi Jabar 2018, H Tauhid:
Politik (Ming, 23 Jul 2017 14:28)
» Lsm Gestamor Kecewa, PT. Besmindo
Peristiwa (Sab, 22 Jul 2017 15:01)
» Diduga Serangan Jantung, Tukang Becak
Peristiwa (Jum, 21 Jul 2017 16:12)
» Hakim Bongkar Catatan Bagi Duit
Hukum (Kam, 20 Jul 2017 11:48)
» KPK Diminta Turun Awasi Pembangunan
Peristiwa (Sen, 17 Jul 2017 16:10)
950x100 bawah