Minggu, 20 Mei 2012


CUPLIK BERITA KEMARIN
» Penggulingan Kekuasaan
Agama (Sen/23/01/12)
» Kyai Indramayu Sibuk
Pendidikan (Jum/20/01/12)
» Ikatan Sarjana NU
Pendidikan (Rab/18/01/12)
» Berhakkah Warga
Agama (Sab/14/01/12)
» Gara-Gara SBY,
Agama (Sel/03/01/12)
» Pondok Pesantren Lirboyo
Pendidikan (Sen/02/01/12)
» Bukan Hari Ibu,
Pendidikan (Kam/22/12/11)
» Kekerasan Negara,
Agama (Sab/17/12/11)
» Indramayu Berhasil
Pendidikan (Kam/01/12/11)
» Kebijakan Pemerintah
Pendidikan (Jum/25/11/11)
» Pemerintah Tetapkan
Agama (Sab/05/11/11)
» Berikut Jawaban Alqur'an
Agama (Jum/04/11/11)
» Kebudayaan Idealnya
Budaya (Rab/26/10/11)
» PKS: Penggabungan Kemdikbub
Pendidikan (Sel/25/10/11)
» Problematika Konstitusi
Pendidikan (Kam/20/10/11)
SURVEY CUPLIKCOM NEWS
Poll
Banyak aliran-aliran yang muncul akibat berbagai macam penafsiran atas suatu teks kegamaan, dan itu adalah merupakan kebebasan dalam berkeyakinan, Menurut anda, Apa yang harus dilakukan atas munculnya aliran-aliran baru?
   
Didukung
Dibiarkan
Diberantas
Tidak Tahu
.:: Lihat Hasil ::.
 CuplikCom » Humaniora » Agama » Detail News
» Terbaca 107 kali
Kekerasan Negara, Hadiah Natal Bagi GKI Yasmin
Agama :: Sabtu, 17 Desember 2011 20:18

Posted By Dewo - CuplikCom
Share |
GKI Yasmin sedang melakukan ibadah di depan gerejanya yang disegel (Foto:kabargereja.tk)
Cuplik.Com - Jakarta - Sungguh ironis nasib kaum minoritas di Republik Berbhinneka Tunggal Ika Indonesia. Bukannya aparat melindungi hak kebebasan beragama dan beribadah GKI Yasmin yang sudah dimenangkan MA, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama justru mendukung opsi yang menelikung dan membangkang hukum, yaitu realokasi.

"Pilihan sikap Mendagri dan Menag untuk menolak penegakkan hukum dan ikut ketakutan seperti Walikota Bogor terhadap tekanan kelompok garis keras yang anti Pancasila amat memprihatinkan PDIP. Sikap Pemerintah yang melecehkan hukum ini bisa dibaca sebagai pelanggaran konstitusi karena menyeret RI menjadi negara kekuasaan," ujar politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari, Sabtu (17/12/11).

PDIP meminta Presiden SBY membuktikan janji bahwa hukum adalah panglima dan negara tidak boleh kalah dari kelompok-kelompok preman berjubah. PDIP juga meminta supaya Presiden lebih punya sense of crisis dan urgency karena tindakan diskriminasi akibat pembajakan negara oleh kelompok anti Pancasila sudah jadi pola sebagaimana kasus terhadap Gereja HKBP Ciketing dan Philadelphia di Bekasi sebelumnya.

"PDIP berharap agar Presiden serius menjalankan mandat konstitusi dengan memberikan proteksi kepada kelompok minoritas Nasrani, terlebih di saat Natal ini. Sepatutnya kelompok minoritas Nasrani bisa merayakan Natal dengan tenang dan damai di rumah Pancasila," jelas Anggota Komisi III DPR RI itu.[am/wo].
Share |
 Berita Terkait
Rab/08/02/12 » Pemerintah Pusat Penyebab Munculnya Konflik Agama
Sab/17/12/11 » Kekerasan Negara, Hadiah Natal Bagi GKI Yasmin
Sab/08/10/11 » Kaukus Pancasila Tegur SBY Soal GKI Yasmin
Komentar

 Berita Lainnya
» Tips Unik, Memutihkan Gigi Tanpa
Gaya Hidup (Ming, 20 Mei 2012 01:02)
» Kembali Terjadi 4 Mobil
Peristiwa (Ming, 20 Mei 2012 00:02)
» Tips Unik, Saat Puncak Gairah
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 02:14)
» Gairah Seks Wanita Bisa Padam
Gaya Hidup (Sab, 19 Mei 2012 01:45)
» Rumah Petani China Ditelan Oleh
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 01:33)
» Benarkah Iran Siap Serang
Internasional (Sab, 19 Mei 2012 00:57)
» Libur Panjang, Polisi Hentikan Perbaikan
Peristiwa (Kam, 17 Mei 2012 09:55)
» Sabda Sultan Hamengkubuwono X Isyarat
Politik (Kam, 17 Mei 2012 00:04)
» Microsoft Menambah Aplikasi Hiburan
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 18:05)
» Google+ Masih Tertinggal Jauh
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 15:16)
» Jurus Pamungkas Apple Taklukkan Android
Teknologi (Rab, 16 Mei 2012 10:52)
» Sebenarnya Pria Ingin Lihat
Gaya Hidup (Rab, 16 Mei 2012 00:02)
» Gagalkan Aksi Ngeseks Lantaran
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 22:38)
» Mencegah Rasa Trauma Saat
Gaya Hidup (Sel, 15 Mei 2012 11:09)
950x100 bawah